Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Mau Berkreasi Bikin Baju dan Tas Limbah Kertas Semen? Baca Tips Kerennya



Reporter:    /  @ 22:00:34  /  14 April 2017

    Print       Email

Pembuat tas berbahan limbah kertas semen, Rohmawati, warga Desa Kandangmas, Dawe, Kudus, memperlihatkan karyanya. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi Anda yang penasaran dengan tas dan baju dari bahan limbah kertas semen. Ini ada caranya. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pembuat tas berbahan limbah kertas semen, Rohmawati, warga Desa Kandangmas, Dawe, Kudus.

Kepada MuriaNewsCom, Rohmawati membeberkan proses kreatifnya tersebut.  Seperti proses mulai memilah kertas semen, membuat pola hingga membuatnya. Dia mengatakan, untuk membuat satu jenis tas atau baju, memakan waktu tiga hari untuk menyelesaikannya.

“Makanya membuatnya langsung skala banyak, kalau tidak ya rugi lantaran membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya. Belum lagi cuaca yang masih sering hujan membuat kertas sulit kering,” kata Rohmawati, kemarin.

Proses yang dilakukan di antaranya, mulai menghilangkan lem dari kertas dan juga bekas semen dengan cara merendam. Jika terlalu lama merendam maka kertas akan hancur, dan jika terlalu singkat maka lem juga tak sepenuhnya hilang.

Untuk itu, saat merendam, dia beberapa kali mengeceknya guna memastikan kertas benar-benar siap. Bahan yang dibutuhkan meliputi kertas semen, busa pelapis, kain kapas atau kain keras, lem Fox, benang jahit, pewarna tekstil serta perlengkapan lain.

Kemudian, pengerjaan dimulai dari kertas semen direndam sekitar 30 menit, yang bertujuan menghilangkan lem dan bekas semen. Kemudian dilanjut dengan mencuci kertasnya. Setelah dibersihkan, kertas lalu diberikan warna dengan direndam. Setelah itu barulah dibuat pola dan dilanjutkan dengan menyelesaikan bajunya.

“Sebenarnya kalau sudah direndam sama seperti kain, jadi tinggal potong dan jahit sesuai keinginan saja. Dan kalau sudah melewati semua proses, meski dicuci juga tidak akan sobek atau hancur,” ungkapnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →