Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Seribu Rumah Tak Layak Huni di Grobogan Diusulkan Dapat Bantuan



Reporter:    /  @ 16:30:13  /  14 April 2017

    Print       Email

Petugas saat melakukan pembenahan pada satu bangunan rumah yang tak layak huni di Kabupaten Grobogan, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebanyak 1.746 rumah tidak layak huni (RTLH) di Grobogan akan diusulkan supaya bisa mendapat bantuan rehab. Hal itu disampaikan Kabid Perumahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Grobogan Ibnu Arli.

“Lebih dari seribu RTLH itu akan kita usulkan biar dapat bantuan rehab. Usulannya melalui pos bantuan sosial Provinsi Jawa Tengah tahun 2018,” katanya.

Menurut Arli, RTLH yang diusulkan dapat bantuan itu berada di 87 desa yang tersebar di 19 kecamatan. Terkait pengajuan bantuan tersebut, beberapa hari lalu, pihaknya sudah mengumpulkan kepala desa untuk segera membuat proposal.

“Semua kepala desa yang wilayahnya dapat program rehab RTLH sudah kita kumpulkan. Selain sosialisasi aturan, mereka juga kita kasih panduan cara bikin proposalnya,” jelasnya.

Arli menyatakan, pada tahun ini, program rehab RTLH sudah berjalan. Jumlah rumah yang dapat bantuan ada 126 unit yang tersebar di sembilan desa.

Masing-masing rumah dapat bantuan dana untuk rehab sebesar Rp 10 juta. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan lewat rekening kelompok masyarakat (pokmas) yang menangani proses rehab rumah. “Dalam pelaksanaannya, Pokmas ini didampingi konsultan pendamping,” imbuhnya. 

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →