Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ratu Surakarta Ajak Warga Pati Biasakan Pakai Bahasa Jawa



Reporter:    /  @ 17:00:00  /  14 April 2017

    Print       Email

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Ayu Koes Indriyah didampingi para abdi dalem saat mengunjungi Haul Sunan Prawoto. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Ayu Koes Indriyah dari Keraton Surakarta Hadiningrat mengajak masyarakat Pati untuk membiasakan menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu untuk melestarikan bahasa Jawa yang sudah mulai jarang digunakan sebagai bahasa Ibu.

“Kita bisa lihat, anak-anak kalau di rumah sudah mulai jarang pakai bahasa Jawa. Penggunaan bahasa Indonesia wajib karena menjadi bahasa nasional, tetapi bahasa Ibu jangan sampai ditinggalkan supaya tidak kehilangan budayanya sendiri,” ujar GKR Indriyah.

Puteri Keraton Surakarta itu menilai, bahasa Jawa menjadi bagian dari jati diri manusia Jawa. Dia tidak bisa membayangkan bila jati diri manusia Jawa hilang ditelan arus globalisasi.

“Kalau jati diri hilang, mau jadi apa? Mari kita bersama-sama mau menggunakan bahasa Jawa. Eksistensi bahasa Jawa sangat penting untuk melestarikan tradisi dan budaya leluhur orang Jawa,” tuturnya.

Namun, GKR Indriyah sangat mengapresiasi kepada warga Pati yang selama ini masih mempertahankan tradisinya sebagai orang Jawa. Warga Pati disebut masih menghormati leluhurnya dengan menggelar haul dan kirab budaya.

Salah satu yang menjadi agenda tahunan, antara lain haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo. “Warga Pati masih sangat memperhatikan budaya. Saya sering datang ke berbagai agenda budaya, seperti Haul Sunan Prawoto, Haul Nyai Ageng Ngerang dan sebagainya,” tambahnya.

Bagi Anggota DPD RI ini, keberagaman budaya di Indonesia tidak hanya terkait dengan jati diri bangsa yang terbingkai dalam NKRI. Lebih dari itu, pelestarikan budaya di Indonesia yang sangat beragam membuat Indonesia samakin kaya dan indah yang pada akhirnya menarik perhatian mata dunia.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Lengkapi Berkas, Nasib 2 Parpol Sebagai Peserta Pemilu Tunggu Keputuasan KPU Pusat

Selengkapnya →