Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ratusan Gereja di Pati Disterilkan, Pasukan Khusus Antiteror Disiagakan



Reporter:    /  @ 12:15:57  /  14 April 2017

    Print       Email

Polisi dan TNI melakukan sterilisasi di salah satu gereja di Pati menjelang perayaan Paskah. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati telah melaksanakan sterilisasi 138 gereja yang ada di Kabupaten Pati menjelang perayaan Paskah, dua hari ke depan. Dari 138 gereja yang disterilisasi, 131 gereja Kristen Protestan dan tujuh gereja Katolik.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, sterilisasi sudah dilakukan sejak “Kamis Putih” kemarin. Ratusan gereja yang diamankan tersebar di Kecamatan Pati, Winong, Pucakwangi, Cluwak, Margoyoso, Jakenan, Tlogowungu, Gunungwungkal, Gembong, Sukolilo, Jaken, Gabus, Margorejo, dan Juwana.

“Dalam pelaksanaan perayaan Paskah, tidak menutup kemungkinan terdapat aksi sabotase yang akan dilakukan kelompok tertentu. Mereka biasanya dari kalangan yang fanatik terhadap suatu agama, sehingga berpotensi menimbulkan konflik antarumat beragama,” kata Kompol Sundoyo, Jumat (14/4/2017).

Karena itu, sterilisasi sebagai bentuk antisipasi sudah dilakukan sejak awal. Dari hasil deteksi intelejen, perayaan Paskah di Pati sebetulnya tidak ada kendala dan dipastikan berlangsung aman. Hanya saja, langkah antisipatif dirasa perlu karena kejadian yang tidak diinginkan bisa saja datang sewaktu-waktu.

Selain sterilisasi, pihaknya juga sudah menginstruksikan masing-masing polsek untuk berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat pada saat pelaksanaan perayaan Paskah. Sejumlah pasukan keamanan dari polres dan masing-masing polsek juga sudah disiagakan sejak Kamis Putih.

Tak hanya itu, pasukan khusus antiteror dari Polres Pati yang sudah dibentuk juga sudah disiagakan. Mereka berkoordinasi dengan tim intelejen khusus untuk menangani kemungkinan adanya teror. Pasukan khusus dilengkapi dengan rompi antipeluru dan senjata lengkap.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan keamanan dan ketertiban. Jangan ada yang terpancing seandainya ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi. Bangsa dengan ideologi Pancasila dan NKRI ini harus kita jaga bersama-sama,” imbau Kompol Sundoyo.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →