Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Bupati Rembang : Akhlaq Merupakan Hal yang Sangat Penting Bagi Kehidupan Manusia



Reporter:    /  @ 23:39:01  /  13 April 2017

    Print       Email

Mubaligh dari Bojonegoro Jawa Timur Muhajir Chozin saat mengisi acara pengajian Isra Mikraj di Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Akhlak merupakan hal yang penting bagi manusia di kehidupan ini.  Dan menunaikan ibadah salat merupakan cerminan orang yang berakhlak mulia dan akan membawa keberkahan.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di halaman parkir Kantor Bupati Rembang, Kamis (13/4/2017).

Sementara itu, dengan memiliki akhlakul karimah, diharapkan akan menjadi manusia yang berkualitas seperti tema pengajian tersebut yakni “Mewujudkan Insan yang Berkualitas Menuju Kabupaten Rembang Madani.”

“Manusia yang berkualitas tidak sekadarnya memenuhi aspek-aspek hukum legal saja. Ukuran manusia berkualitas juga diukur bagaimana akhlaknya,” katanya.

Selain itu, ia juga telah mengeluarkan instruksi salat berjamaah.  Instruksi tersebut bukan semata-mata ingin mengintervensi jajaran birokrasi, tetapi karena mengharap keberkahan dari salat berjamaah yang dapat membawa barokah.

“Hadiah dari salat berjamaah salah satunya tidak akan miskin atau tidak fakir.Ini janji Nabi. Maka kemakmuran kita yakini bukan semata-mata karena kecerdasan, kerja keras atau etos kerja yang tinggi saja,tapi kemakmuran juga dipengaruhi iman dan taqwa kepada Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu mubaligh dari Bojonegoro Jawa Timur Muhajir Chozin dalam ceramahnya membenarkan apa yang disampaikan bupati, bahwa salat berjamaah dapat melancarkan rezeki atau memberikan kemakmuran.

“Dalam peringatan Isra Mikraj yang sama dengan memperingati lahirnya salat itu, sangat tepat bahwa betapa luar biasanya menunaikan ibadah saolat yang akan melancarkan rejeki,” ungkapnya.

Kiai yang memiliki ciri khas bernyanyi dengan memainkan gitar di sela-sela ceramahnya itu juga memberikan contoh ketika Nabi Ibrahim ingin menempatkan keluarganya di sekitar Baitul Haram yang tandus. Nabi Ibrahim di salah satu doanya berdoa agar keturunannya istiqomah dalam salat berjamaah.

“Nabi Ibrahim berdoa agar keturunannya istiqomah dalam salat berjamaah dan dijadikan keluarganya disenangi oleh seluruh dunia serta daerah tersebut dikaruniai  buah-buahan agar keturunannya menjadi ahli syukur.  Dengan karunia-Nya,  tanah yang  tandus tersebut tumbuh buah-buahan dan tanaman.Selain itu saat ini  Baitul Haram dikunjungi oleh umat Islam dari seluruh dunia,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →