Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

26 Pasar di Kudus Dapat Pelatihan Cek Garam Yodium



Reporter:    /  @ 13:11:15  /  13 April 2017

    Print       Email

Petugas tampak sibuk dalam pelaksanaan pengecekan garam beryodium di Aula Bapelitbangda Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sekitar 26 pasar di Kudus mendapatkan pelatihan pengecekan kadar garam yodium di aula Badan Perencanaaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Kudus, Kamis (13/4/2017).

Kepala Bapelitbangda Kudus Djatmiko, mengatakan jumlah alat yang diberikan kepada tiap pasar satu set. Artinya, jika ada 26 pasar di Kudus, maka jumlah alat yang diberikan sama dengan jumlah pasar ada.

“Alat ini kami dapat dari Nutrition International Indonesia. Alat ini langsung diberikan kepada petugas pasar, melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.  Mereka juga yang memberikan pelatihan kepada para kepala pasar,”  katanya usai kegiatan pelatihan uji garam yodium di aula tersebut.

Menurutnya, alat tersebut dinamakannya Mini Lab. Dengan alat tersebut, maka garam yang masuk ke pasar bisa lebih terfilter. Praktis, jika garam tak memiliki kadar yodium atau kadarnya berkurang, maka tidak bisa masuk. Sebelumnya, lanjut dia, pernah dilakukan pemeriksaan terhadap garam yang kandungan yodium tinggi.

“Kalau kadar garam yang sesuai adalah 30 PPM. Itupun yang sudah masuk dalam masakan. Sedang di lapangkan banyak ditemukan yang di bawahnya, belum lagi yang basah sehingga menyebabkan pengurangan kadarnya,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →