Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ini Bocoran KPP Pratama Kudus Sampai Bisa Raih Penerimaan Pajak 400 Persen



Reporter:    /  @ 10:16:55  /  13 April 2017

    Print       Email

Kepala KPP Pratama Kudus Bernadette Ning Dijah Prananingrum saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Penerimaan pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus yang mencapai 400 persen, ternyata bukan hal mudah. Ada beberapa trik yang dipakai. Termasuk di antaranya adalah memaksimalkan program Amnesti Pajak. 

Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jateng I Lidia Kuntjahningtyas, mengatakan kalau progam Amnesti Pajak sangat membantu meningkatnya penerimaan pajak.

“Kesadaran para wajib pajak di Kudus pada progam amnesti sangat banyak dan patut diberi apresiasi. Karena itu juga yang membuat KPP Pratama Kudus menjadi yang terbaik,” katanya saat datang ke Kudus, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya, berbagai inovasi sudah dilakukan untuk mengajak masyarakat sadar pajak. Seperti KPP Pratama Kudus yang juga membuka layanan khusus di Pasar Kliwon. Tujuannya mendekatkan layanannya kepada wajib pajak.

Tak hanya itu, lanjutnya, satu per satu pedagang Pasar Kliwon juga didatangi dan diberikan penjelasan tentang progam Amnesti Pajak. “Bahkan ada juga cerita, yang mana pedagang datang yang punya kios kecil ingin bergabung dalam pajak. Jadi dia itu mendaftar, ini sebuah hal yang positif,” jelasnya.

Kepala KPP Pratama Kudus Bernadette Ning Dijah Prananingrum mengatakan kehadirannya di Pasar Kliwon memang membawa dampak positif, karena pedagang yang mengikuti Amnesti Pajak cukup banyak. 

“Kesadaran pedagang Pasar Kliwon sangat tinggi. Jadi kami juga memberikan perhatian lebih, seperti membuat kegiatan di sana dan memberi voucher kepada pemenang lomba, yang mana hanya bisa dibeli di Pasar Kliwon,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Lengkapi Berkas, Nasib 2 Parpol Sebagai Peserta Pemilu Tunggu Keputuasan KPU Pusat

Selengkapnya →