Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Transaksi Kartini Fair 2017 di Rembang Capai Rp 3 Miliar



Reporter:    /  @ 11:00:45  /  12 April 2017

    Print       Email

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto foto bersama di depan stand GOW pada perhelatan Kartini Fair.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Perhelatan Kartini Fair yang digelar di Balai Kartini Rembang berakhir Selasa (11/4/2017). Selama Kartini Fair dibuka, dari 153 stand yang ada, memperoleh total pendapatan sekitar Rp 1,6 miliar lebih dan total order mencapai Rp 1,4 miliar lebih. Sedangkan jumlah pengunjung selama pelaksanaan dari tanggal 6 sampai 11 April ini, mencapai 61.200 pengunjung.

Angka tersebut cukup bagus, mengingat event itu dibuat dengan perencanaan yang singkat dan baru pertama kalinya. Hal tersebut menjadi modal bagus untuk lebih menggemakan Hari Kartini di Rembang ke depannya.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengatakan, meskipun ada kekurangan dirinya sangat mengapresiasi event Kartini Fair. Kegiatan tersebut dinilainya merupakan hasil inovasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora)  Rembang yang harus dilanjutkan.

Ia menginginkan, di event yang akan datang, nuansa Kartini harus lebih kental lagi. Saat acara seremoni misalnya, setelah menyanyikan lagu Indonesia bisa dilanjutkan dengan lagu “Ibu Kita Kartini”.

“Kartini Fair ini ternyata mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang sesuai visi misi kita. Selain Pariwisata, kita juga gerakkan ekonomi kreatif,”ungkapnya.

Pihaknya juga menginginkan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rembang bisa ikut berpartisipasi memanfaatkan peluang momen peringatan Hari Kartini. Harapannya, ada wisatawan yang tinggal lebih lama di Rembang untuk menikmati agenda peringatan Hari Kartini.

Jika wisatawan tinggal untuk jangka waktu yang lebih lama atau long stay, keuntungannya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Mereka akan mengeluarkan uang untuk berbelanja di Rembang.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Dwi Purwanto mengakui, Kartini Fair yang perdana ini belum maksimal. Namun Ia berjanji ke depan akan lebih baik lagi, terlebih antusias masyarakat cukup tinggi.

“Kami akan menjadikan Kartini Fair sebagai agenda rutin dan masuk dalam agenda wisata.Selanjutnya di tahun depan dirinya berjanji bersama event organizer akan mengemas Kartini Fair lebih baik lagi. Nuansa Kartini akan lebih banyak lagi,”ujarnya.

Dalam kegiatan penutupan Kartini Fair panitia juga memberikan apresiasi kepada para peserta Kartini Fair dengan melombakan stand peserta. Hasilnya stand Bulu Matoh terpilih menjadi stand terbaik, disusul Butik Najma dan Dekranasda Rembang. Untuk juara harapan  1,2 dan 3 secara berturut-turut diraih oleh stand Depo Hartono, SMK Cendekia Lasem dan Eror Monster.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →