Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pergeseran Jam Masuk Karyawan di 6 Perusahaan di Jepara Bakal Dipantau



Reporter:    /  @ 20:00:31  /  11 April 2017

    Print       Email

Suasana di PT Jialee yang ada di Kecamatan Pecangaan, Selasa (11/4/2017). PT Jialee, merupakan salah satu perusahaan yang mendapatkan intruksi dari pemkab untuk menggeser jam masuk karyawan untuk mengurangi kemacetan. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemkab Jepara akan melakukan monitoring terkait instruksi pergeseran jam masuk, bagi perusahaan yang ada di kawasan Berikat Mayong, Kalinyamatan dan Pecangaan. Proses pengawasan akan dilakukan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara. 

Dikatakan Plt Bupati Jepara Sholih, manajemen perusahaan wajib menaati surat edaran yang diedarkan oleh pemkab seminggu silam. Dalam surat tersebut, ada tiga waktu yang direkomendasikan kepada enam perusahaan yakni 06.45, 07.15 dan 07.30 WIB. 

“Kami berikan waktu sebulan untuk menerapkan peraturan pergeseran jam masuk karyawan. Jika dalam kurun waktu tersebut belum juga diterapkan, maka akan ada proses pemanggilan,” tutur Sholih, Selasa (11/4).

Di samping menilai kepatuhan perusahaan, monitoring tersebut juga berfungsi sebagai bahan evaluasi. Apakah kebijakan pergeseran jam masuk efektif dalam menekan kemacetan. 

Adapun waktu pergeseran yang telah ditentukan bagi perusahaan adalah sebagai berikut, PT Bomin Permata Abadi dengan jumlah karyawan 1.800 orang masuk pada pukul 06.45 WIB. PT Hwaseng (4.235 karyawan) masuk pada pukul 06.45 WIB, PT Jialee (2900 karyawan) masuk pukul 07.30 WIB, PT Sami masuk pukul 07.30 WIB (4.358 karyawan).

Sementara itu, PT Parkland yang memunyai 4.537 karyawan masuk pukul 07.15 WIB. Sedangkan PT Kanindo (4.100 karyawan) masuk pada pukul 07.15 WIB.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →