MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Kerusakan Akibat Angin Kencang yang Terjang Kudus Kemarin        

268
Salah satu rumah warga yang rusak akibat angin kencang di Desa Jojo. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kabupaten Kudus dilanda angin kencang, Senin (10/4/2017) sore. Di antaranya terjadi di Desa Jojo, Kecamatan Mejobo, dan Desa Sadang, Kecamatan Jekulo. Tak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Hanya beberapa kerusakan terjadi, seperti atap rumah yang rusak.

Di Desa Jojo, misalnya, sebanyak 2.900 genting beterbangan. Camat Mejobo Harso Widodo mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun oleh Pemdes Jojo, total ada 2,9 ribu genting dibutuhkan untuk 11 rumah warga di RT 1 RW 4. Seperti rumah Kawandi butuh 400 genting, Joko Mulyono 200 genting, dan Ngatemin 700 genting.

“Selain genting juga dibutuhkan seng yang digunakan untuk atap beberapa bagian rumah. Namun kebutuhan seng cukup sedikit karena hanya beberapa rumah saja,” kata Harso di tempat kerjanya.

Sejumlah rumah rusak terpaksa dibiarkan sementara, lantaran hujan yang tak kunjung reda hingga Senin malam tadi. Sebuah gudang penyimpanan gabah juga ikut rusak. Pihak kecamatan sudah koordinasi dengan BPBD. Rencana, genting akan diambilkan dari stok barang milik BPBD, serta yang ada di Gedung Ngasirah. 

Selasa (11/4/2017), warga, polisi, dan TNI bahu membahu melakukan pembenahan. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Mejobo AKP Suharyanto menyatakan kegiatan pembenahan merupakan wujud keprihatinan anggota kepolisian terhadap kejadian bencana tersebut. “Juga sebagai bentuk empati Polri kepada para warga yang menjadi korban sehingga dapat meringankan beban mereka,” kata Suharyanto.

Hal serupa juga disampaikan Kapolsek Jekulo AKP Mardi Susanto. Pihaknya melibatkan diri dalam pembersihan puing sisa amukan angin kencang di Desa Sadang.

Editor : Akrom Hazami

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.