Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Warga Kedumulyo Demo di Alun-alun Pati Tuntut Kadesnya Diturunkan



Reporter:    /  @ 11:09:15  /  11 April 2017

    Print       Email

Warga Kedumulyo, Sukolilo menggelar aksi demo di Alun-alun Pati, Selasa (11/4/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Warga Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Pati, Selasa (11/4/2017). Mereka menuntut agar kepala desanya diturunkan.

Dalam aksinya, warga membawa sejumlah spanduk berisi tuntutannya. Salah satu spanduk menyebutkan, Kades Kedumulyo diduga korupsi uang dana desa untuk pembangunan talud Dukuh Gedongan, Jratun senilai Rp 199 juta.

Warga juga menuding, kadesnya diduga korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2015 untuk rehabilitasi balai desa senilai Rp 58 juta. Spanduk lainnya menyebutkan kadesnya tersebut sebagai pemalsu tanda tangan.

Koordinator aksi, Sukarjo mengatakan, aksi demo tersebut bertujuan untuk meminta kepada Bupati Pati Haryanto agar segera menonaktifkan Kades Kedumulyo. Pasalnya, kadesnya itu diduga melakukan tindak pidana korupsi, memalsukan tanda tangan, dan menyalahgunakan wewenang.

“Kami prihatin dengan kondisi Desa Kedumulyo yang memiliki kades seperti itu. Kami ingin kades dinonaktifkan, karena menurut kami dia tidak bisa mengayomi masyarakatnya sendiri,” tuturnya.

Aksi tersebut mendapatkan pengamanan yang ketat dari aparat kepolisian. Kendati jumlah pendemo tidak banyak, polisi tetap memperketat pengamanan untuk mengantisipasi bila ada massa susulan.

“Kami tidak boleh underestimate, jangan sampai kecolongan. Siapa tahu di belakangnya ada massa tambahan yang berpotensi menimbulkan kerawanan atau konflik,” tukas Kasat Sabhara Polres Pati AKP Amlis Chaniago.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Penjelasan KH Anwar Zahid Terkait Pentingnya Bersyukur saat Bangun Tidur

Selengkapnya →