Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Banjir Rendam Purwodadi Grobogan Usai Hujan Turun Satu Jam



Reporter:    /  @ 18:30:35  /  10 April 2017

    Print       Email

Kendaraan menerobos banjir yang melanda Purwodadi Grobogan, Senin. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kota Purwodadi sempat terendam air, Senin (10/4/2017). Tidak hanya jalanan di kawasan kota saja tetapi juga di perkampungan penduduk di kawasan kota juga tergenang air cukup tinggi.

Tergenangnya banyak ruas jalan disebabkan hujan yang mengguyur kota Purwodadi selama hampir satu jam, mulai pukul 16.30 WIB. Akibat hujan yang sangat deras, saluran drainase yang tidak bisa menampung debit air.

Selain jalan, banyak juga rumah warga yang kemasukan air hingga 30 cm tingginya. Seperti di kampung Jagalan, Jengglong dan Jetis.

“Biasanya, air tidak pernah masuk meski hujan deras. Tetapi, kali ini air masuk dalam rumah. Hujannya memang deras banget tadi,” kata Ridhwan, warga Jengglong yang sedang membersihkan air di dalam rumahnya.

Selain drainase, penyebab tergenangnya ruas jalan dan perkampungan itu diduga disebabkan pintu pembuangan air dari kota ke Sungai Lusi tidak dibuka penuh. Akibatnya, air tidak bisa cepat terbuang menuju sungai dan sebagian meluber ke jalan dan perkampungan.

Banjir dadakan memang tidak berlangsung lama. Menjelang magrib, air yang menggenangi jalan dan perkampungan sudah mulai surut seiring berhentinya hujan. “Banjirnya memang tidak lama. Tapi sempat bikin repot,” ujar Liswati, warga lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono menyatakan, saat hujan deras masih mengguyur, pihaknya langsung meminta petugasnya untuk mengecek beberapa titik pintu pembuangan. “Sudah kita minta cek semua pintu pembuangan. Curah hujannya tadi memang tinggi sekali,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →