MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kirab Budaya Buka Luwur HUT Jepara ke-468 Digelar

241
Luwur atau penutup makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat, diarak dari Pendapa Pemkab Jepara menuju Kompleks Makam Mantingan, Minggu (9/4/2017). Acara tersebut bertujuan untuk mengganti penutup makam yang rutin dilakukan sebelum puncak perayaan HUT Jepara ke 468, Senin (10/4/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Kirab Budaya Buka Luwur dalam rangka HUT Jepara ke-468 dimulai, Minggu (9/6/2017) siang. Acara tersebut menempuh rute dari pendapa Kabupaten Jepara hingga kompleks Makam Mantingan yang berjarak lebih kurang 3,6 kilometer. 

Sebelum dimulai, Bupati Jepara beserta seluruh unsur Forkopinda dan warga dijamu tarian kolosal bertajuk “Laskar Jepara” di halaman Pendapa Jepara. Tarian tersebut mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat, ikut membantu mengusir penjajah Portugis. 

“Tarian kolosal tersebut mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat dalam usahanya ikut menumpas penjajah Portugis. Nah intinya, disitu kan beliau meninggal, disitulah tradisi buka luwur (penggantian tutup makam) dilestarikan hingga kini. Kirab tersebut sebagai penanda dalam mengawali prosesi buka luwur” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Deni Hendarko. 

Ia menjelaskan kirab itu diikuti perwakilan dari 16 Kecamatan yang ada di Jepara. Ia menambahkan, jumlah pasukan yang mengikuti kirab disesuaikan dengan umur kabupaten tersebut. 

Setelah lebih kurang 60 menit perjalanan menuju Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan Jepara, rombongan kirab sampai ditempat Jepara. Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyerahkan luwur Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadirin ke pemerintah desa setempat. 

Sebelum proses pergantian dilakukan, terlebih dahulu para unsur forkopinda melakukan doa bersama di Masjid Mantingan.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.