Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Atap Penaung Lapak Pedagang Ikan di Pasar Bangsri Ambruk Diterjang Angin Kencang



Reporter:    /  @ 18:54:12  /  7 April 2017

    Print       Email

Atap penaung lapak pedagang khusus ikan di Pasar Bangsri ambruk. Akibatnya pedagang harus rela berjualan meskipun tanpa dinaungi peneduh. Jumat (7/4/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Atap penaung lapak khusus pedagang ikan di Pasar Bangsri, ambruk diterpa angin kencang Jumat (7/4/2017) dini hari. Syukur, tak ada korban jiwa atas kejadian ini.

Kepada MuriaNewsCom, pedagang mengaku tak tahu pasti kronologi ambruknya atap tersebut. Yang pasti, ketika mereka hendak berjualan di pagi hari, material atap seperti seng dan asbes telah menimpa lapak mereka.”Tidak tahu kejadiannya seperti apa, begitu ke sini, saya hanya melihat atapnya ambrol semua,” ujar Kimah (50).

Hal serupa diungkapkan oleh Firman (29). Pedagang ayam ini mengaku tak tahu pasti awal kejadian tersebut. Namun, sewaktu kejadian memang terjadi hujan.  

Meskipun demikian, baik Kimah maupun Firman tetap menggelar dagangan mereka meskipun serba darurat. Mereka harus rela diterpa panasnya mentari karena atap berdimensi  selebar 10 meter dengan panjang 15 meter, ambruk.

“Ya mau bagaimana lagi, wong sudah sembelih ayam, orang-orang ya sudah mengantre membeli. Tetap jualan akhirnya,” ungkap Firman.

Kapolsek Bangsri AKP Timbul Maryono mengatakan, peristiwa itu diduga terjadi pada pukul 01.00-01.30 WIB. Dikatakannya, peristiwa itu baru diketahui kali pertama oleh penjaga pasar pada pagi hari.

“Setelahnya, pedagang tetap berjualan setelah memindahkan material yang menimpa tempat mereka berjualan. Adapun kerugian materil diperkirakan Rp 15 juta. Tidak ada korban jiwa, saat itu kondisi pasar sepi,” terang Timbul.Diduga, kejadian tersebut karena ada tiang penyangga atap yang sudah tak kuat menyangga beban.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →