Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Gelar Kuliah Tamu, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMK Hadirkan 2 Pakar



   /  @ 14:00:42  /  6 April 2017

    Print       Email

Dua pakar, yakni Shayne Kidd M.Ed. B.E.T (Head of Semarang International School) dan Silvy Megawati S.Pd (Head of Stamphord International School) saat mengajar di Universitas Muria Kudus (UMK). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK), menyelenggarakan perkualiahan tamu di Ruang Seminar Lantai IV Gedung Rektorat, Rabu (5/4/2017).

Perkuliahan tamu untuk mahasiswa semester VI tersebut, menghadirkan dua pakar, yakni Shayne Kidd M.Ed. B.E.T (Head of Semarang International School) dan Silvy Megawati S.Pd (Head of Stamphord International School).

Kepala Prodi PBI FKIP, Diah Kurniati, menjelaskan, perkuliahan tamu ini mengusung tema ‘’Being a Teacher: Professional Privillege’’. Menurutnya tema tersebut sangat penting, dengan harapan mahasiswa bisa memiliki pemahaman mengenai pengayaan sumber belajar selain pembelajaran di kelas, sehingga bisa bermanfaat selepas lulus dan menjadi seorang pendidik.

‘’Tujuan diselenggarakannya perkuliahan tamu ini, agar mahasiswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan langsung dari praktisi, bagaimana menjadi guru Bahasa Inggris yang profesional, baik di sekolah lokal maupun sekolah international,’’ ujarnya.

Silvy Megawati menyampaikan proses pembelajaran dengan mengacu pada multiple Intellegence. Dia mengatakan, ada tujuh multiple Intellegence, yakni visual-spatial, bodily-kinestatic, musical, interpretation, intrapretation, linguistic, danlogical.

‘’Mengenai prinsip-prinsip pengajaran di kelas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yaitu need analysis, feed back, interaction, plan, assessment,’’ terangnya di depan peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa.

Shayne Kidd, pada kesempatan itu, lebih banyak mengajak peserta untuk terlibat dengan menganalisa secara bersama terkait tema yang diangkat dalam perkuliahan tamu tersebut. Hal sama juga dilakukan Silvy.

Namun ada dua hal menarik yang keduanya sepakat, bahwa dalam aktivitas mengajar, seorang guru harus kreatif dalam menyampaikan materi, guru bisa menjadi aktor atau aktris profesional saat menghadapi peserta didik, dan memilih metode sesuai diri sendiri, karena pada dasarnya, 1000 guru itu ada 100 metode juga dalam mengajar.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →