Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Guru di Pati Diminta Aktif Menulis Karya Ilmiah



Reporter:    /  @ 19:02:50  /  5 April 2017

    Print       Email

Subawi menjelaskan kepada peserta bimbingan teknis karya ilmiah di SKB Disdikbud Pati, Rabu (5/4/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Guru di Pati diminta tak hanya bisa mencerdaskan dan mendidik siswa, tetapi juga dituntut untuk bisa menulis karya tulis ilmiah. Sebab, sesuai dengan Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010, publikasi karya ilmiah menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Kabupaten Pati, Ahmadi, seusai membuka acara Bimbingan Teknis Karya Tulis Ilmiah bagi Guru Penjasorkes SD di Aula SKB Pati, Rabu (5/4/2017).

“Salah satu syarat kenaikan pangkat bagi guru, antara lain publikasi karya ilmiah. Karenanya, kami meminta kepada guru untuk mengasah kemampuan menulis dan berpikir untuk selanjutnya dituangkan dalam bentuk karya ilmiah agar bisa dipublikasikan,” kata Ahmadi.

Ada sejumlah alasan seorang guru mesti memiliki publikasi karya ilmiah. Pertama, seorang guru akan sulit berkembang, stagnan dan susah naik pangkat bila tidak memiliki publikasi ilmiah.

Kedua, publikasi karya ilmiah menjadi salah satu parameter kompetensi guru. “Lepas masalah pangkat, publikasi karya ilmiah menjadi salah satu indikasi produktivitas guru dalam bidang menulis. Ketentuan guru bisa menulis karya ilmiah diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kompetensi guru,” imbuhnya.

Karenanya, Disdikbud Pati mengadakan bimbingan teknis karya tulis ilmiah dalam rangka membekali guru agar mahir menulis karya ilmiah. Dengan bimbingan tersebut, para guru di Pati diharapkan bisa meningkatkan kualitas menulis karya ilmiah.

Subawi, Kepala SMP Gembong yang menjadi narasumber dalam bimbingan teknis tersebut mengatakan, menulis karya ilmiah berbeda dengan menulis artikel umum. Karya ilmiah mesti mendasarkan pada fakta-fakta ilmiah, termasuk tulisan harus sesuai bahasa Indonesia yang baik dan benar, mengacu pada ejaan yang disempurnakan (EYD).

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →