Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

NGERI, 2 Balita Tewas Tersambar Kereta Api di Gubug Grobogan



Reporter:    /  @ 13:13:41  /  4 April 2017

    Print       Email

Polisi tampak berada di rumah balita yang jadi korban tersambar KA. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa memilukan terjadi di Kampung Gubug Timur, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Grobogan, Selasa (4/4/2017). Dua warga setempat yang masih berusia balita tewas akibat tersambar kereta api.

Dua korban tewas adalah kakak beradik. Masing-masing, Apitara Asriyana (4), dan Shaherra Seikha Asriyana (2) yang tinggal di wilayah RT 05, RW 12.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa kecelakaan memilukan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Keduanya, tersambar kereta api rangkaian barang yang melaju dari arah barat (Semarang) menuju Surabaya.

Kapolsek Gubug AKP Dedy Setya ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Menurutnya, korban saat itu berjalan di pinggir namun posisinya masih cukup dekat dengan lintasan rel kereta.

Saat ada kereta lewat, keduanya terkena bodi rangkaian barang hingga terpental di areal bebatuan di pinggir lintasan. Akibat terserempet bodi kereta, kedua korban mengalami luka parah dan meninggal dunia.

“Jadi, korban waktu itu tidak berjalan di tengah rel. Tetapi ada di pinggir rel tetapi masih tersambar bodi kereta yang melintas. Korban meninggal sudah kita serahkan pada pihak keluarga,” jelasnya.  

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →