Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Siapkan Aplikasi Android, Pelaksanaan UNBK SMK Terpantau Cepat di Grobogan



Reporter:    /  @ 19:00:05  /  3 April 2017

    Print       Email

Kepala Sekolah SMKN 1 Purwodadi Sukamto sedang berkeliling ruangan untuk memantau kesiapan pelaksanaan ujian nasional hari pertama, Senin (3/4/2017) (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan ujian nasional SMK di Grobogan bisa dipantau dengan cepat dengan bantuan teknologi. Sebab, sudah ada aplikasi khusus yang disiapkan.

“Sebelumnya, memang sudah kita bikinkan aplikasi untuk digunakan saat penyelenggaraan ujian nasional. Dengan aplikasi kita bisa memantau kondisi dengan cepat,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Grobogan Sukamto pada wartawan, Senin (3/4/2017).

Dijelaskan, melalui aplikasi tersebut pihak sekolah atau penanggung jawab ujian diminta secepatnya membuat laporan. Formulir laporan sudah disediakan dalam aplikasi tersebut.

Misalnya, jumlah siswa yang tidak mengikuti ujian nasional hari pertama untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kemudian, jika ada permasalahan yang terjadi di sekolah tersebut selama penyelenggaraan ujian nasional juga sudah ada formulir laporannya.

“Aplikasi bisa diakses lewat android. Laporan bisa kita pantau lewat grup WhatsApp khusus yang sudah kita bikin sebelumnya,” jelas Sukamto yang menjabat Kepala SMKN 1 Purwodadi itu.

Melalui aplikasi tersebut, pihaknya sudah menerima laporan adanya satu siswa yang tidak ikut ujian nasional. Yakni, siswa dari SMK Kristen Purwodadi yang ternyata sudah menyatakan keluar, beberapa saat sebelum pelaksanaan ujian nasional.

Kemudian, laporan gangguan lewat aplikasi SMK Darul Falah Gubug. Di sekolah tersebut, pelaksanaan ujian nasional sempat molor sekitar 20 menit dari jadwal. Masalahnya, sinkronisasi dengan server belum bisa terhubung karena jaringan internet sempat terganggu.

“Untuk laporan gangguan baru ada di satu sekolah. Namun, gangguan tidak lama karena cepat ditangani. Untuk mengantisipasi gangguan listrik, sekolah juga sudah sediakan genset,” ungkapnya.

Ditambahkan, pelaksanaan ujian nasional untuk SMK di Grobogan tahun ini berbeda dari sebelumnya. Sebab, semua SMK menyelenggarakan model Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Untuk tahun ini, SMK di Grobogan 100 persen selenggarakan UNBK. Jumlah siswa yang tercatat sebagai peserta ujian nasional yang dimulai hari ini ada 5.911 orang,” katanya.

Jumlah SMK negeri dan swasta se-kabupaten ada 50 sekolah. Dari jumlah ini, sebanyak 37 SMK menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Sedangkan 13 SMK bergabung atau menumpang sekolah lain dalam menyelenggarakan UNBK. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →