Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

PBB Lunas, Ratusan Kades di Grobogan dapat Hadiah



Reporter:    /  @ 20:00:26  /  17 Maret 2017

    Print       Email

Plt Sekda Grobogan Mokh Nursahid menyerahkan hadiah pada kades yang berprestasi dalam penarikan PBB tahun 2016. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para Kepala Desa (Kades) yang wilayahnya berhasil lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2016 tidak sekadar diberi penghargaan dan ucapan terima kasih saja. Tetapi mereka juga mendapat hadiah langsung berupa barang.

Total hadiah yang disediakan ada ratusan. Yakni, 4 unit sepeda motor, 20 komputer, 20 AC, 37 kulkas, dan 177 dispenser. Khusus untuk hadiah sepeda motor, 2 unit di antaranya diberikan untuk kades yang paling awal melunasi PBB. Yakni, Kades Dimoro, Kecamatan Toroh untuk kategori desa yang baku ketetapan pokok PBB nya di atas Rp 100 juta.

Satu motor lagi buat Kades Parakan, Kecamatan Karangrayung untuk kategori desa yang baku ketetapan pokok PBB nya di bawah Rp 100 juta. Sedangkan, 2 unit motor lainnya diberikan buat camat. Yakni, Camat Ngaringan untuk kategori kecamatan yang baku ketetapan pokok PBB nya di atas Rp 1 miliar. Satu lagi adalah Camat Grobogan untuk kategori kecamatan yang baku ketetapan pokok PBB nya di bawah Rp 1 miliar.

“Kepada para camat dan kades yang wilayahnya lunas PBB tahun 2016 saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini. Dan, saya merasa senang bisa berkesempatan menyerahkan hadiah bagi camat dan kades yang berprestasi. Semoga hadiah ini makin memicu semangat untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Plt Sekda Grobogan Mokh Nursahid didampingi Kepala BPPKAD Grobogan Moh Sumarsono saat penyerahan hadiah di gedung Riptaloka, Jumat (17/3/2017).

Sumarsono menambahkan, PBB Perkotaan dan Pedesaan (P2) merupakan pajak yang punya potensi besar di Grobogan. Pada tahun 2013 potensinya mencapai Rp 19,7 miliar lebih. Kemudian, tahun 2014 naik jadi Rp 19,9 miliar lebih dan tahun 2015 naik lagi hingga Rp 22,6 miliar lebih. Sementara tahun 2016, potensinya Rp 23 miliar.

“Dari potensi ini, saya menganggap penting dan strategis terhadap segala upaya yang dilakukan dalam rangka penanganan PBBP2 tersebut. Saya berharap agar potensi ini bisa direalisasikan semaksimal mungkin menjadi penerimaan riil dan selanjutnya bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

BERITA PILIHAN SEPEKAN : Mobilio Tergilas Kontainer sampai Polisi Nyamar Hanya Demi Tangkap Penghina Presiden dan Agama

Selengkapnya →