Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Bupati Kudus Berharap Pasar Tradisional Dipedulikan  



   /  @ 20:00:32  /  28 Februari 2017

    Print       Email

Bupati Kudus Musthofa saat berbicara pada kegiatan talkshow di Semarang. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa saat talkshow live idolafm, Semarang, Selasa (28/2) mengatakan, pasar tradisional harus dibangun dengan nyaman.

Pada acara Semarang Trending Topic yang digelar rutin ini juga menghadirkan pembicara lain. Di antaranya Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua DPRD Provinsi Jateng Rukma Setiabudi, Bupati Kudus Musthofa, dan Akademisi Undip Prof Agus Maladi Irianto.

Musthofa menuturkan, revitalisasi pasar adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang. “Tentunya harus bisa memberikan kenyamanan bagi semua yang terlibat dalam transaksi di pusat belanja rakyat ini,” kata Musthofa.

Ada tiga aspek terkait revitalisasi pasar tradisional ini. Yaitu aspek fisik, aspek ekonomi, dan aspek budaya,” kata bupati yang juga dewan pertimbangan pedagang pasar se-Jateng ini.

Secara fisik sudah jelas, yaitu harus tertata dengan baik, aman, dan nyaman. Sedangkan aspek ekonomi harus bisa memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan. Di sinilah peran pemerintah dibutuhkan.

“Negara/pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi optimalisasi pasar sebagai jantung perekonomian rakyat,” ucapnya.

Sedangkan aspek ketiga yaitu budaya yang mengandung arti bahwa ada nilai-nilai budaya yang harus tetap terjaga. Secara kasat mata yaitu adanya interaksi secara langsung antara penjual dan pembeli.

Ditambahkan oleh bupati yang juga pembina Forum UMKM Jawa Tengah ini, bahwa dalam revitalisasi pasar dirinya berpedoman pada 4T. Yaitu, tepat aturan, tertib administrasi, tepat sasaran, dan tepat manfaat.

“Kami melibatkan pedagang dalam penataan pasar. Sehingga 35 pasar tradisional yang ada di Kudus bisa memberikan manfaat secara nyata,” imbuh bupati yang berupaya mengembangkan UMKM dengan temu dagang ini.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Terpeleset, Penjaga Pintu Bendung Klambu Grobogan Hanyut di Sungai Lusi

Selengkapnya →