Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pemerintah Provinsi Kewalahan Tangani SMA Se-Jateng



Reporter:    /  @ 18:30:15  /  28 Februari 2017

    Print       Email

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus Joko Susilo (tengah) bersama Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asy’ari menjelaskan peralihan SMA ke provinsi. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Hasan Asy’ari mengatakan, Pemerintah Provinsi Jateng kewalahan dengan adanya pengalihan SMA dari kabupaten ke provinsi. Itu dirasakan lantaran peralihan status tersebut dianggap terlalu mendadak dan kurang siap.

Hal itu diungkapkan Hasan di Kudus, Selasa (28/2/2017). Menurut Hasan, kewalahan sangat dirasakan, khususnya dalam bidang anggaran. “Kami harus akui, provinsi mengalami kedodoran atas hal tersebut. Namun dari kami upaya maksimal sudah kami laksanakan dengan seksama,” katanya di aula Disdikpora Kudus.

Guna menyikapi agar tak  kedodoran, maka pada persiapan anggaran berikutnya membutuhkan penambahan anggaran khusus di bidang pendidikan. Konsekuensi itu harus dilakukan, mengingat banyaknya sekolah yang diambil alih provinsi.

“Pelimpahan ini jelas menyisakan persoalan dalam alokasi anggaran, sarpras dan juga pola kordinasi serta pola anggaran yang masih belum mapan. Kami maklum ini hal yang baru. Sehingga membutuhkan sejumlah pembenahan,” ucapnya.

Sejumlah kabupaten juga menginginkan adanya pengelolaan yang dapat dibantu dari kabupaten. Pemkab tak mau tinggal diam. “Kami akan mendorong adanya Pergub, yang mana menyebutkan kabupaten boleh membantu pendidikan di wilayah masing-masing. Tentunya dalam koridor tertentu atau lebih dispesifik,” imbuh dia.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →