Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

FKJ PMII Jepara Gelar Pemilihan Duta Genre Tingkat Pelajar



   /  @ 11:03:56  /  27 Februari 2017

    Print       Email

Acara pembukaan Pemilihan Duta Genre se-Kabupaten Jepara tingkat pelajar, di Gedung Pringgitan, Pendapa Kabupaten pada Minggu (26/2/2017). (Istimewa)

MuriaNewsCom,Jepara – Forum Kajian Jender (FKJ) yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Cabang Jepara menyelenggarakan Pemilihan Duta Genre se-Kabupaten Jepara tingkat pelajar, di Gedung Pringgitan, Pendapa Kabupaten pada Minggu (26/2/2017).

Ketua FKJ PMII Jepara Uswatun Hasanah, mengatakan, remaja merupakan bagian potensi bagi pembangunan bangsa di masa depan. Di sisi lain, remaja juga rentan terhadap berbagai permasalahan seperti nikah muda, perilaku seks pra nikah, penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat aditif (Napza) dan penularan HIV/AIDS serta penyakit menular seksual lainnya.

“Dengan hadirnya Pemilihan Duta Genre ini, dalam rangka promosi program genre, dan berharap peserta pemilihan Duta Genre tahun 2017 memperoleh sosok motivator yang akan membantu dalam mensosialisasikan program genre di lingkungan sekolah. Nantinya, diharapkan bisa mengurangi kenakalan remaja di Kabupaten Jepara,” Ujar Uswatun, seperti dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom.

Menurutnya, peserta yang mengikuti kegiatan ini harus mengikuti tiga tahapan. Yakni, tes tertulis, presentasi penyuluhan dan penampilan bakat. Dari tahap itulah, dewan juri dapat menilai seberapa besar pemahaman terhadap substansi materi yang diuji,.

Dewan juri yang memberikan penilaian Lomba Duta Genre, di antaranya M Nur Faizin dari Duta Mahasiswa Genre Tahun 2015, Agus Wijayanto dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Jepara, dan Dziaul Anwar (seniman Jepara).

“Dengan terpilihnya duta pelajar, diharapkan dapat menjadi figur motivator bagi remaja sebayanya, serta mampu membantu sosialisasi program genre di lingkungan sekolah. Meningkatnya jumlah remaja yang memiliki pengetahuan, sikap dan prilaku dalam upaya pendewasaan usia penikahan sudah saatnnya berperan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →