Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Penjahat Gagal Nakal saat Mobil Berisi Uang Banyak Mandek di Pos Polisi Grobogan



Reporter:    /  @ 18:30:18  /  11 Januari 2017

    Print       Email
Salah seorang anggota Satlantas Polres Grobogan menunjukkan ban mobil yang kemps di wilayah Grobogan, Rabu (11/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah seorang anggota Satlantas Polres Grobogan menunjukkan ban mobil yang kemps di wilayah Grobogan, Rabu (11/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang pengusaha hasil bumi asal Gatak, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, nyaris jadi korban pencurian dengan modus penggembosan ban mobil, Rabu (11/1/2017). Beruntung, pengusaha bernama Nunung itu tidak panik dan berhasil minta pertolongan polisi yang siaga di pos Simpanglima Purwodadi.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelumnya Nunung sempat mengambil uang cukup banyak di salah satu bank di Purwodadi. Setelah itu, dia bermaksud langsung pulang ke rumahnya, karena uangnya akan segera dipakai.

Setelah lewat lampu merah perempatan Dinas Bina Marga di jalan R Suprapto, anak perempuannya yang mengemudikan mobil Toyota Avanza K-8999-SP merasakan laju kendaraannya tidak nyaman, seperti ada ban yang kempes. Merasa ada yang tidak beres, Nunung melarang anaknya untuk berhenti.

Tidak lama kemudian ada pengendara dua motor saling berboncengan yang berteriak jika ban mobilnya kempes. Lagi-lagi, Nunung meminta anaknya untuk terus menjalankan mobil dengan tujuan kantor polisi.

Pengendara tak dikenal itu terus membuntuti calon korbannya dan sempat beberapa kali mengingatkan pengemudi jika ban mobilnya kempes. Ketika sampai di bundaran Simpanglima Nunung melihat ada banyak polisi di depan pos yang berada di depan GOR. Kemudian dia meminta anaknya untuk menuju ke pos polisi guna menghindari aksi kejahatan.

“Setelah mengambil uang di bank, korban merasa dibuntuti orang yang mengendarai dua sepeda motor. Korban lalu menepi di pos polisi Simpanglima dan langsung ditangani anggota. Saat belok ke pos, orang yang membuntuti tidak kelihatan lagi,” ujar Kaurbinops Satlantas Polres Grobogan Ipda Afandi.

Setelah diceritakan, anggota kemudian menenangkan korban yang terlihat panik dan ketakutan. Selanjutnya, anggota juga menganti ban mobil yang bocor. Selanjutnya, anggota diminta untuk mengantar korban kembali ke rumahnya.

“Setelah kita minta istirahat sejenak di pos dan mobilnya kita ganti, warga itu kami antar dan kawal sampai ke rumahnya di Gatak. Sebelumnya, korban baru saja ambil uang di bank. Uang tunai yang ditaruh dalam kantong plastik masih utuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono mengimbau kepada masyarakat yang mengambil uang di bank dalam jumlah besar untuk meminta pengawalan kepolisian. Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya aksi kejahatan.

“Kami minta pada warga yang ambil uang tunai dalam jumlah besar minta pengawalan polisi. Untuk pengawalan ini tidak dipungut biaya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Kudus Diupayakan agar Layak Jual

Selengkapnya →