Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kejari Jepara Bakal Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Tahunan



Reporter:    /  @ 14:45:51  /  11 Januari 2017

    Print       Email
Abdul Rohman tersangka kasus dugaan korupsi dana Desa Tahunan saat diperiksa penyidik Kejari, kemarin. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Abdul Rohman tersangka kasus dugaan korupsi dana Desa Tahunan saat diperiksa penyidik Kejari, kemarin. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara bakal memeriksa tiga saksi terkait kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2015 oleh tersangka Abdul Rohman, yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Jepara.

Ketiga saksi tersebut adalah, HS, S dan S yang juga merupakan warga Desa Tahunan. Ketiga saksi, diduga pernah mendapatkan pinjaman uang dari tersangka, dengan jumlah yang bervariasi. Hal ini berdasarkan pengakuan tersangka di hadapan penyidik kejaksaan.

“Dalam pemeriksaan sebelumnya, tersangka mengaku, bahwa sebagian dana desa itu dipinjamkan kepada ke tiga rekannya. Dan dari pengakuan tersangka, ketiga rekannya tersebut juga sudah tahu bahwa uang yang dipinjamnya adalah uang desa,” kata Kepala Kejari Jepara Yuni Daru W melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Yosef saat ditemui di kantornya, Rabu (11/1/2017).

Untuk diketahui Kejari Jepara menahan Bendahara Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Abdur Rohman pada Selasa (10/1/2017) sore. Abdur Rohman dijadikan tersangka atas dugaan korupsi dana desa ratusan juta rupiah pada tahun 2015 silam.

Penahanan ini dilakukan, setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Abdur Rohman hari ini, mulai dari pukul 12.30 WIB. Setelah selesai, kemudian pukul 17.00 WIB bendahara desa itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kartini untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

”Pemeriksaan kesehatan ini tujuannya, jika memang yang bersangkutan dinyatakan sehat langsung kita tempatkan di Rutan Jepara, namun, jika mengalami gangguan penyakit dari hasil pemeriksaan tersebut, yang bersangkutan akan menjadi tahanan kota. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa yang bersangkutan sehat, dan langsung kita tahan,” ujar Yosep.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Sempat Kerja Serabutan, Satrio Nugroho Akhirnya Meraih Sukses Setelah Tekuni Profesi Inseminator

Selengkapnya →