Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pancal Polisi sampai Tersungkur,  2 Pencuri Motor Asal Demak Didor di Grobogan



Reporter:    /  @ 19:52:02  /  10 Januari 2017

    Print       Email

 

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning sedang memeriksa berbagai peralatan yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi pencurian motor. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning sedang memeriksa berbagai peralatan yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi pencurian motor. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain dua pelaku pencurian di Desa Jambangan, Kecamatan Geyer, Polres Grobogan juga berhasil membekuk dua maling motor lainnya yang sudah berulang kali beraksi di wilayah kota Purwodadi. Kedua pelaku ini adalah Faizin alias Bro (28) dan Andi Fitriyanto alias Codot. Keduanya merupakan warga Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Demak.

Kali terakhir, keduanya melakukan tindak kejahatan di rumah Edy Purwanto, warga Lingkungan Keling, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi pada 3 Januari 2017 lalu. Dalam aksinya, komplotan ini berhasil menggasak sepeda motor Vario.

Mereka masuk dalam rumah dengan merusak gembok pagar. Saat beraksi, ada satu orang lagi yang terlibat yakni Jumain yang saat ini masih buron.

Usai menerima laporan pencurian, anggota Reskrim Polres Grobogan kemudian melakukan perburuan dan akhirnya melihat dua pelaku melintas di jalan Gajah Mada berboncengan motor curian. Seketika, beberapa anggota polisi melakukan pengejaran hingga bundaran Tugu Tani di sebelah barat terminal induk Purwodadi.

Salah seorang anggota yang mengendarai motor trail KLX berhasil mendekati kedua pelaku dan berupaya memepetnya ke pinggir. Namun, salah seorang pelaku kemudian menendang motor petugas hingga akhirnya tersungkur dari atas kendaraan.

Nahas, tidak lama berselang, kedua penjahat ini akhirnya juga terjatuh dari atas motornya. Gara-gara, pengendaranya menabrak gundukan tanah di pinggir jalan.

Beberapa anggota yang sudah menyusul lokasi akhirnya berhasil membekuk pelaku dan memasukkan dalam mobil dalam posisi tangan terborgol.

Ketika hendak membawanya ke Mapolres Grobogan yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi, kedua pelaku berhasil membuka borgol dan membuka pintu mobil lalu meloncat keluar untuk melarikan diri. Setelah diberi tembakan peringatan tidak digubris, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kedua pelaku.

“Penangkapan kedua pelaku ini berlangsung seperti dalam adegan film. Kita terpaksa ambil tindakan tegas karena mereka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri,” kata Kapolres Grobogan Agusman Gurning didampingi Kasat Reskrim AKP Eko Adi Pramono saat gelar perkara, Selasa (10/1/2017).

Selain mengamankan pelaku, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan. Antara lain sepda motor Vario nopol K 5090 ZZ hasil kejahatan. Kemudian, berbagai peralatan yang dipakai untuk melakukan kejahatan juga diamankan dari tangan pelaku.

“Peralatan yang dipakai pelaku ini sangat lengkap. Ada alat untuk merusak gembok pagar, kunci letter L, T dan Y dengan berbagai mata kunci serta alat khusus untuk membuka kunci magnet motor,” terang Agusman.

Dari hasil penyelidikan, komplotan yang berjumlah sekitar lima orang ini sudah beraksi delapan kali di wilayah Purwodadi. Namun, untuk sementara baru satu lokasi kejahatan yang berhasil diungkap. Pihaknya, masih memburu beberapa anggota komplotan lainnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga meringkus seorang perangkat desa di Kecamatan Mayong, Jepara. Perangkat bernama Suwarso ini diamankan lantaran diduga sebagai penadah hasil kejahatan yang dilakukan komplotan tersebut.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

4.967 Siswa di Rembang Bakal Ikuti UNKP Tingkat SMP

Selengkapnya →