Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Cuaca Buruk, Penjualan Ikan di Jepara Lesu



Reporter:    /  @ 19:00:12  /  10 Januari 2017

    Print       Email
Salah satu penjual ikan yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jepara. Karena cuaca buruk, ikan yang dijual sedikit dan pendapatan mereka menjadi menurun. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Salah satu penjual ikan yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jepara. Karena cuaca buruk, ikan yang dijual sedikit dan pendapatan mereka menjadi menurun. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Cuaca ekstrem yang terjadi di perairan laut Jepara akhir-akhir ini berdampak terhadap lesunya penjualan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jepara. Hal tersebut, disebabkan karena nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrem tersebut.Akibatnya, para penjual ikan tidak mendapatkan pasokan ikan segar dari nelayan.

Salah satu penjual ikan di TPI Jepara Qulsum mengatakan, karena, pasokan ikan dari nelayan juga sedikit, maka, dirinya saat ini juga hanya menjual ikan seadanya, tidak seperti hari biasa.

“Lha gimana lagi, nelayan jarang yang melaut, karena cuaca buruk. Selain itu, ikan juga sangat sedikit atau jarang. Secara otomatis barang dagangan ini juga seadanya yang didapat dari nelayan yang melaut di sekitar TPI ini,” ungkapnya.

Dia menilai, dengan minimnya hasil tangkapan ikan tersebut, maka para konsumen juga enggan untuk membeli. Sebab, mereka tak ada pilihan banyak.

“Saat ini saya punya cumi dan tempurungan saja. Untuk cumi sendiri perkilonya sekitar Rp 50 ribuan, tempurungan per 5 ekornya sekitar Rp 35 ribuan. Padahal pembeli juga ingin ikan yang jenis lainnya,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, sebelumnya para pedagang ikan di TPI Jepara, setiap harinya bisa membawa pulang uang sebesar Rp 350 hingga Rp 475 ribu. Namun untuk cuaca buruk ini, pendapatan mereka menurun.

“Wah, kalau sebelum cuaca buruk, rata-rata pedagang ikan bisa membawa pulang sekitar Rp 350 ribu. Sebab saat itu memang banyak jenis ikan, banyak pilihan, dan ramai. Namun untuk saat ini ya sepi, ikan jarang, sulit didapat. Bahkan setiap hari tak sampai Rp 100 ribu yang di dapat. Sampai saat ini saja cumi-cumi saya masih ada yang belum laku,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Perbaikan Jalan Ratusan Meter di Purwosari Rampung 

Selengkapnya →