Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

SMK Cordova Margoyoso Pati Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Siswa Prakerin Melalui E-Learning



   /  @ 11:30:35  /  10 Januari 2017

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – SMK Cordova Margoyoso, Pati, mulai menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh melalui teknologi informasi atau E-Learning kepada siswa-siswi yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).

Melalui E-Learning ini, siswa yang sedang Prakerin tetap bisa berkomunikasi dengan guru dan pihak sekolah serta tetap bisa melakukan kegiatan belajar jarah jauh.

Menurut Kepala SMK Cordova Muhammad Niam Sutaman, dengan berkembangan informasi dan teknologi,pihak sekolah juga harus melatih dan membiasakan siswa mengikuti pola belajar dengan cara yang modern seperti layaknya di negara maju.

“Apalagi, saat ini infrastruktur teknologi informasi sudah sedemikian canggih dan mudah. Sehingga, sekolah harus bisa memanfaatkan hal tersebut untuk memajukan metodologi pembelajaran kepada siswa,” ujarnya dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom, Selasa (10/1/2017).

Melalui E-Learning, siswa-siswi bisa datang ke kelas online dan kapan saja waktu mereka luang lalu membaca materi yang diberikan oleh para guru mereka atau mengerjakan tugas yang telah diposting oleh para guru.

Kemudian, secara terjadwal, guru melakukan posting atau mengupload modul-modul pembelajaran online untuk murid-murid mereka. Sebelum guru dan murid bisa memanfaatkan layanan E-Learning tersebut, terlebih dahulu harus mendaftarkan diri di alamat http://prakerin.smkcordova.sch.id dan menunggu aktifasi akunnya dari administrator E-Learning.

Menurutnya, SMK Cordova Margoyoso telah mengembangkan perangkat lunak pendukung E-learning ini secara mendiri diprakarasi oleh salah satu guru, yakni Ahidur Rauf, spesialis di bidang pemrograman dan pengembangan aplikasi terapan.

Program E-Learning yang dikembangkan SMK Cordova Margoyoso dilengkapi fasilitas posting materi tertulis, upload materi, baik berupa video atau presentasi, chatting antara guru dan siswa, pembuatan tugas bisa berupa jawaban ganda, esai atau upload file.

Dalam hal ini, SMK Cordova Margoyoso juga mengajak kepada sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan model pembelajaran E-Learning yang paperless dengan menawarkan pelatihan E-Learning kepada sekolah yang berminat.

Mulai awal Januari 2017, katanya, lebih 300 siswa SMK Cordova khususnya kelas XI dari Progam Multimedia, Farmasi dan Teknik Sepeda Motor  melaksanakan Praktik Kerja Industri. Untuk Jurusan Multimedia mereka ditempatkan di berbagai industri multimedia seperti stasiun TV, rumah produksi, studio video, media massa cetak, percetakan dan lain sebagainya.

“Sedangkan untuk Jurusan Farmasi, siswa ditempatkan pada industri dan perusahaan yang terkait farmasi seperti obat-obatan, kosmetika, rumah sakit, apotik dan industri jamu herbal. Adapun siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor ditempatkan di service center sepeda motor, bengkel-bengkel dan distributor onderdil sepeda motor,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Warga menikmati suasana di titik jalan yang baru selesai dibangun di Purwosari, Kudus. (MuriaNewsCom /Faisol Hadi)

Perbaikan Jalan Ratusan Meter di Purwosari Rampung 

Selengkapnya →