Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kasus Dugaan Keterlibatan Kampanye Paslon Madani oleh Oknum ASN Pemprov Jateng Tak Bisa Dilanjutkan, Ini Alasannya



   /  @ 19:15:01  /  9 Januari 2017

    Print       Email
Tim sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Panwas Pilkada Kabupaten Jepara, melakukan klarifikasi kepada aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jateng yang diduga terlibat kampanye paslon Madani, Senin (9/1/2017). (MuriaNewsCom)

Tim sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Panwas Pilkada Kabupaten Jepara, melakukan klarifikasi kepada aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jateng yang diduga terlibat kampanye paslon Madani, Senin (9/1/2017). (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom,Jepara – Ketua Panwas Pilkada Jepara Arifin mengatakan, pihaknya telah melakukan kajian terkait persoalan adanya dugaan pejabat Pemprov Jateng yang terlibat dalam kegiatan kampanye pasangan calon Ahmad Marzuqi – Dian Kristiandi (Madani) di Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, akhir Desember lalu.

Pejabat yang dimaksud adalah Fajar Arifin yang saat ini menjabat Kasubag Pemuda dan Olahraga Biro Kesra Setda Jateng.

Dan hasilnya, kasus dugaan keterlibatan pejabat atau ASN dalam kampanye paslon Madani tak bisa dilanjutkan karena tidak cukup bukti. Hal ini diperkuat dengan surat undangan dari panitia ke Pemprov Jateng tertanggal 23 Desember. Sedang STTP baru diajukan tim kampanye sehari sesudahnya, tanggal 24 Desember 2016.”Jadi ASN Pemprov Jateng memang tidak tahu kalau kegiatan pengajian itu sekaligus ajang kampanye,” ungkapnya.

Sebelumnya, terkait persoalan ini, Tim Gakkumdu juga sudah mengklarifikasi panitia pengajian maupun tim kampanye paslon Madani. Selain keterangan dari berbagai pihak tersebut, Tim Gakkumdu juga mengumpulkan berbagai data dan dokumen terkait.
Dalam hal ini, Arifin menyayangkan tim kampanye yang terkesan “menumpangi” kegiatan yang digelar elemen masyarakat. Pihaknya mengimbau agar kontestan pilkada dan tim kampanye benar-benar menaati aturan main gawe demokrasi lokal di Kota Ukir ini.

“Tim Gakkumdu tak akan tebang pilih. Jika unsur-unsur pelanggaran pemilu terpenuhi kami akan proses sampai tuntas,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Di Kudus, Romahurmuzy Beberkan 3 Nama yang Dilirik PPP Maju di Pilgub Jateng

Selengkapnya →