Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Lagi-lagi Balai Desa Tutup di Jam Pelayanan, Desa Wates Ditegur Camat Undaan Kudus



Reporter:    /  @ 22:38:15  /  9 Januari 2017

    Print       Email
camat-daan

Camat Undaan Catur W siap memberikan sanksi kepada perangkat desa yang tak patuh dengan aturan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah Perangkat Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus, diperingati pemerintah kecamatan, kini gantian Pemerintah Desa Wates. Pemerintah desa itu mendapat peringatan karena kesalahan serupa, yakni kantor balai desa ditinggalkan perangkatnya saat jam pelayanan.

Camat Undaan Catur W mengatakan, kejadian tidak pas tersebut didapatinya pada Kamis (5/1/2017). Saat itu dia melakukan sidak ke sejumlah desa di Undaan. Hasilnya, dia mendapati kantor Desa di Wates dalam keadaan tertutup.

“Saat itu kantor tertutup sekitar jam 13.30 WIB. Namun pintu tidak terkunci dan ada seorang di dalamnya. Padahal jumlah perangkat ada 10 orang,” katanya kepada MuriaNewsCom di tempat kerjanya, Senin (9/1/2016).

Mendapatkan hal tersebut, Jumat (6/1/2017) pihaknya seketika memanggil Pemdes Wates. Pemerintah desa diberikan pengarahan atas sikap yang tidak sepantasnya itu.

Beruntung, pihak kecamatan tidak memberikan Surat Peringatan seperti yang diberikan ke Pemdes Kalirejo. Meski hanya teguran keras, namun diyakini itu ampuh untuk membuat aparat pemerintah desa menjadi jera dan tak berbuat seenaknya.

“Karena masih ada orang meski satu, jadi peringatan keras kami berikan kepada seluruh perangkat desa. Mereka tidak sepatutnya melakukan hal itu,” ujarnya.

Pihaknya dalam waktu dekat ini bakalan melakukan sidak lainnya terkait pelayanan. Pihaknya tak mau warga yang butuh keperluan ke desa, tapi terganggu. Terutama terganggung hanya gara-gara kantaor desa tutup di jam pelayanan.

Selain itu juga, pihaknya juga membuat pos aduan di kantor kecamatan. Aduan dapat dilayangkan masyarakat di Undaan. Termasuk aduan jika ada kantor desa yang tutup saat jam pelayanan.

Selain itu, dalam tiap apel juga disinggung terkait pelayanan yang diutamakan. Seperti halnya saat apel Senin (9/1/2017). Dalam apel pagi dia mengimbau supaya tak ada lagi kasus kantor balai desa tutup atau kosong saat jam kerja.

“Ini merupakan pembelajaran bagi kantor desa lainnya. Khususnya di wilayah kecamatan Undaan supaya tidak tutup sebelum waktunya. Perbuatan itu jangan sampai ada lagi di kemudian hari,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Landasan Jembatan Nyaris Ambrol, Akses Transportasi Warga Tunggulrejo Grobogan Terganggu

Selengkapnya →