Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Dewan Sebut Plt Bupati Pati Lakukan Penipuan dan Pembohongan Publik



Reporter:    /  @ 19:30:56  /  5 Januari 2017

    Print       Email
Pimpinan DPRD Pati menyebut Plt Bupati Pati Budiyono melakukan penipuan dan pembohongan publik, karena tidak menepati janjinya melantik pejabat Pemkab Pati, Kamis (5/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pimpinan DPRD Pati menyebut Plt Bupati Pati Budiyono melakukan penipuan dan pembohongan publik, karena tidak menepati janjinya melantik pejabat Pemkab Pati, Kamis (5/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebagai lembaga legislatif, para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati merasa ditipu dan dibohongi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Budiyono, karena tidak jadi melantik ratusan pejabat struktural Pemkab Pati. Padahal, Budiyono berjanji di depan pimpinan dewan untuk melantik pejabat Pemkab Pati, Kamis (5/1/2017).

“Kami menganggap Plt Bupati Pati Budiyono sudah melakukan penipuan dan pembohongan publik terhadap lembaga DPRD Pati. Rabu (4/1/2017), dia datang ke kantor kami dan berjanji akan melantik pejabat Pemkab Pati sesuai dengan perintah Mendagri. Nyatanya, hari ini pelantikan batal karena dia tidak hadir,” ujar Ketua DPRD Pati Ali Badrudin.

Sebagai wakil rakyat, dia menilai apa yang dilakukan Budiyono sebagai Plt Bupati Pati telah meresahkan pemerintahan di Pati. Akibat tidak mau melantik, gaji PNS belum cair hingga sekarang. Selain itu, pelayanan publik akan terganggu karena terjadi kekosongan pejabat lantaran belum dilantik.

Sementara itu, Wakil III DPRD Pati Joni Kurnianto menyebut sikap Budiyono sudah membangkang perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo. Surat dari Kemendagri tertanggal 30 Desember 2016 memerintahkan Plt Bupati Pati melantik pejabat struktural Pemkab Pati dengan batas waktu 5 Januari 2017.

Budiyono sendiri sebelumnya berjanji akan melantik pejabat di Aula Pasar Pragola Pati, Kamis (5/1/2017). Namun, dia tidak datang setelah ratusan pejabat menunggunya dari pukul 12.00 WIB hingga 15.40 WIB. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengetahui kondisi itu meminta ratusan PNS untuk membubarkan diri, sedangkan pelantikan akan dilakukan Ganjar yang dijadwalkan Jumat (6/1/2017) besok.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →