Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

275 Pegulat Se-Jawa Tengah Ambil Bagian dalam Kejurda Gulat Yunior di Grobogan



Reporter:    /  @ 20:30:39  /  19 Desember 2016

    Print       Email
Pertandingan gulat dalam Kejuaaraan daerah gulat yunior tingkat Jawa Tengah 2016 berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pertandingan gulat dalam Kejuaaraan daerah gulat yunior tingkat Jawa Tengah 2016 berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kejuaraan daerah gulat yunior tingkat Jawa Tengah 2016 resmi dibuka hari ini, Senin (19/12/2016). Pembukaan even gulat yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi ini dilakukan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Sugeng Pudjianto.

Pembukaan even gulat juga dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Kajari Grobogan Edi Handojo. Hadir pula, Ketua PGSI Jawa Tengah Andreas Budi Wiroharjo dan Ketua PGSI Grobogan Moh Sumasono. Terlihat pula Ketua KONI Grobogan Fatchur Rahman dan para pengurus cabor se-kabupaten.

Even Kejurda gulat yunior yang baru pertama digelar di Grobogan ini diikuti 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Total ada 275 pegulat yang ambil bagian dalam kejuaraan ini. Dari jumlah ini, sebanyak 25 pegulat berasal dari Grobogan.

“Nomor yang dipertandingkan adalah gaya grego romawi dan gaya bebas. Adapun jumlah kelasnya ada 26,” kata Sekretaris PGSI Grobogan Ukky Juli Setyawan.

Kejurda nanti akan memperebutkan piala bergilir Kajati Jawa Tengah. Pelaksanaan kejuaraan direncanakan selama dua hari, sampai Selasa (20/12/2016) besok.

“Pertandingan akan kita gelar juga pada malam hari. Hal ini mengingat jumlah pesertanya diluar dugaan,” jelas pegulat yang pernah meraih medali emas Porprov 2013 di Banyumas itu.

Sementara itu, pelaksanaan kejurda ternyata mendapat sambutan hangat dari banyak pihak. Indikasinya, banyak penonton yang hadir menyaksikan kejuaraan yang termasuk jarang digelar di Grobogan itu.

“Ini merupakan kesempatan langka untuk bisa menyaksikan pertandingan gulat. Soalnya, jarang ada even gulat di Grobogan. Kalau evennya digelar tidak pas masa libur sekolah barangkali penontonnya lebih ramai,” ujar Irawan, salah satu penonton kejurda gulat yunior.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Mulai Beralih Fungsi, Anggota Dewan Soroti Penggunaan GOR Simpanglima Purwodadi

Selengkapnya →