Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Jalan Longsor, Akses Warga Nampu Grobogan Menuju Wilayah Boyolali Terhambat



Reporter:    /  @ 18:00:52  /  2 Desember 2016

    Print       Email
Ruas jalan di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung yang jadi akses penghubung utama menuju Boyolali longsor. (Istimewa)

Ruas jalan di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung yang jadi akses penghubung utama menuju Boyolali longsor. (Istimewa)

MuriaNewsCom,Grobogan – Aktivitas warga Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung menuju wilayah Kabupaten Boyolali saat ini sedikit terganggu. Penyebabnya, ada ruas jalan utama yang longsor sepanjang 20 meter. Akibat peristiwa ini, kendaraan besar tidak berani melintas.

Informasi yang didapat menyebutkan, ruas jalan tersebut lebarnya sekitar 5 meter. Jalan ini sudah dicor dengan model beton setapak sisi kanan dan kiri serta di tengahnya dilapisi makadam.

Akibat musibah ini, lebar jalan tinggal sekitar 3 meter. Salah satu sisi cor beton setapak bahkan sempat ikut longsor. Lokasi jalan longsor masuk wilayah Dusun Cengklik. “Jalan ini longsor mulai 27 November lalu. Kejadian ini, sudah kita laporkan pada Pak Camat,” kata Kades Nampu Ngatmin.

Longsornya jalan itu disebabkan gerusan Kali Nampu yang ada di sebelah selatannya. Hal ini terjadi lantaran debit air meluap dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, Camat Karangrayung Hardimin menyatakan, longsoran jalan itu sudah ditangani mulai hari ini, Jumat (2/12/2016). Warga sudah memasang karung yang diisi tanah dan di pinggirnya dipasangi tiang pancang dari bambu.

“Saya tadi sudah melihat ke lokasi. Kemudian, ada juga pihak BPBD yang sudah ke sana. Warga bergotong royong mengatasi longsoran secara darurat. Peristiwa longsornya jalan ini juga sudah kita laporkan pada bupati,” katanya.

Menurut Hardimin, meski longsor namun jalan tersebut masih bisa dilewati motor dan mobil. Tetapi untuk kendaraan besar terlebih ada muatannya tidak boleh lewat karena dikhawatirkan memperparah kerusakan.

“Untuk kendaraan besar dan muatan harus mutar lewat jalur lainnya menuju Boyolali. Selama ini, banyak kendaraan besar yang muat pasir atau hasil pertanian melewati jalur tersebut,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →