Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pejabat Dinas Pertanian dari 3 Provinsi Berkunjung ke Grobogan untuk Belajar Budidaya Kedelai



Reporter:    /  @ 16:00:46  /  1 Desember 2016

    Print       Email
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Amrin Aziz mendapat penjelasan dari Kabid Tanaman Pangan Dipertan TPH Grobogan Ahmad Zulfa Kamal (baju batik) seputar pembuatan tempe higienis. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Amrin Aziz mendapat penjelasan dari Kabid Tanaman Pangan Dipertan TPH Grobogan Ahmad Zulfa Kamal (baju batik) seputar pembuatan tempe higienis. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Pengembangan tanaman kedelai lokal yang dilakukan Dinas Pertanian TPH Grobogan dalam beberapa tahun terakhir ternyata mulai mendapat pengakuan dari berbagai daerah. Ini, dibuktikan dengan sudah banyaknya pejabat dari kabupaten sekitar maupun luar Jawa yang berguru masalah kedelai ke Grobogan.

Terbaru, adanya kunjungan yang dilakukan pejabat dinas pertanian dari tiga provinsi yang melangsungkan studi banding. Yakni, dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melangsungkan kunjungannya pada Rabu (30/11/2016) kemarin. Selain pejabat, rombongan dari Sumut dan Kalsel juga menyertakan beberapa anggota DPRD Provinsi masing-masing.

Setelah rombongan dari dua provinsi ini selesai melakukan kunjungan, ada tamu lagi yang datang pada Kamis (1/12/2016). Kali ini, rombongan yang datang adalah Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Amrin Aziz bersama belasan anak buahnya.

“Kita datang ke sini bukan hanya ingin menimba ilmu masalah kedelai saja. Tetapi juga tanaman pangan lainnya, seperti Jagung dan Padi. Dari yang kita ketahui, Kabupaten Grobogan merupakan salah satu sentra penghasil padi, jagung, dan kedelai atau Pajale. Dari prestasi inilah makanya kami datang ke sini,” ungkap Amrin, saat ditemui di Rumah Kedelai Grobogan (RKG) bersama Kabid Tanaman Pangan Dipertan TPH Grobogan Ahmad Zulfa Kamal. 

Menurut Amrin, salah satu hal yang ingin dikembangkan di Jambi adalah penanganan produk pascapanen. Seperti membuat aneka makanan dari hasil tanaman pangan. Salah satunya, membuat tempe dari bahan kedelai lokal.

“Apa yang sudah dilakukan Dinas Pertanian Grobogan ini sangat bagus. Jadi, tidak hanya budidaya saja tetapi juga pengembangan hingga pascapanennya. Hal inilah nantinya akan coba kita terapkan, yakni pengembangan Pajale sekaligus terintegrasi dengan pengolahan pascapanen,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, beberapa waktu sebelumnya, pejabat Dinas Pertanian dan para petani dari Nusa Tenggara Timur (NTT) juga sudah melangsungkan kunjungan. Di samping itu, sudah banyak pula dinas dan petani dari kabupaten di Jawa Tengah yang belajar pengembangan tanaman pangan, khususnya kedelai di Grobogan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari berbagai pihak untuk saling berbagi ilmu ke sini. Selama berada di sini, kita akan bantu semaksimal mungkin apa yang dibutuhkan para  tamu yang datang. Harapan saya, apa yang didapat dari sini bisa secepatnya diaplikasikan di daerahnya masing-masing,” terang Edhie. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →