Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tiga Acara Digelar Sekaligus di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Begini Suasananya



Reporter:    /  @ 18:00:32  /  30 November 2016

    Print       Email
Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning membaca orasi bersama Bupati Sri Sumarni dan para pimpinan FKPD lainnya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning membaca orasi bersama Bupati Sri Sumarni dan para pimpinan FKPD lainnya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Suasana Stadion Krida Bhakti Purwodadi terlihat meriah, Rabu (30/11/2016). Ribuan orang dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat tampak hadir di lokasi yang biasanya digunakan tim Persipur untuk menggelar pertandingan kandang tersebut.

Banyaknya orang yang hadir itu untuk mengikuti kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu yang pelaksanaannya dibarengkan dengan dua agenda lainnya. Yakni, upacara peringatan HUT ke-45 KORPRI dan HUT ke-71 PGRI. 

Dari pantauan di lapangan, massa yang hadir tidak hanya dari kalangan pegawai dan guru saja. Tetapi hadir pula, pimpinan parpol, ormas, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, mahasiswa dan pelajar. Mereka berbaur dengan para pejabat dan pimpinan FKPD setempat.

Bupati Grobogan Sri Sumarni bertindak selaku inspektur upacara (Irup) dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Sri Sumarni mengatakan, kegiatan yang dilakukan kali ini dirasakan sangat spesial. Sebab, ada tiga kegiatan yang dirakai dalam satu apel sekaligus.  

“Barangkali hanya di Kabupaten Grobogan yang melaksanakan tiga acara besar secara bersamaan. Dari kegiatan inilah kita bisa merasakan sesungguhnya sebuah makna kebersamaan,” jelasnya.

Usai pelaksanaan apel, Sri Sumarni didampingi para pimpinan FKPD Grobogan sempat menyampaikan orasi bersama di atas mimbar. Dalam orasinya, para pucuk pimpinan ini menegaskan bahwa Indonesia adalah milikku, milikmu, dan milik kita bersama. Sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

Usai orasi, ada acara tambahan acara yang disuguhkan. Yakni, pembacaan puisi oleh guru dan pelajar, formasi pancasila dari anggota paskibraka Grobogan, peenampilan kesenian daerah, dan marching band.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →