Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

TPA Tanjungrejo Kudus Akan Dibangun Instalasi Air Limbah



Reporter:    /  @ 09:15:10  /  30 November 2016

    Print       Email
Pekerja menyelesaikan penataan TPA Tanjungrejo, Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom)

Pekerja menyelesaikan penataan TPA Tanjungrejo, Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus Sumiyatun mengatakan, pihaknya merencanakan pembuatan instalasi air limbah di TPA Tanjungrejo Jekulo Kudus. Diharapkan bisa terwujud tahun depan.

Pihaknya telah mengusulkan anggaran sejumlah Rp 2 miliar untuk pembuatan instalasi. “Jadi modelnya seperti IPAL, yang menggunakan enam kolam. Kolam itulah yang juga disertai dengan alat untuk menjernihkan linbah yang keluar,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Pihaknya belum tahu apakah anggaran yang diusulkan disetujui ataukah tidak. Hanya, jika nanti disetujui dewan, maka ke depan limbah akan lebih tertata lagi. Selain itu juga ada alat kontrol laboratorium, yang berfungsi untuk mengatur apakah limbah keluar dalam keadaan bersih ataukah masih kotor.

Untuk pemasangan nantinya, direncanakan di bagian bawah TPA. Instalasi tersebut juga sebagai bentuk pemeliharaan TPA supaya lebih tertata lagi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Saat ini, kata dia TPA sedang disulap menjadi taman yang menyenangkan. Penataan tempat tersebut menelan biaya Rp 11,4 miliar, yang bersumber dari bantuan gubernur.

Sumiyatun mengatakan, pembangunan di TPA hingga kini masih berlangsung sekitar 75 persen. Rencananya, penataan disana harus diselesaikan maksimal 10 Desember mendatang

“Anggaran dari provinsi itu kami alokasikan untuk bebebepa hal. Seperti pembuatan talut TPA, pembuatan taman, jembatan timbang, pagar dan juga kolam serta lain sebaginya. Semuanya dikerjakan bersamaan hingga akhir bulan ini,” ungkapnya

Dia menjelaskan, di TPA, selama sehari sekitar 500 meter kubik atau 125 ton sampah selalu datang ke TPA. Jumlah tersebut berasal dari berbagai tempat di sembilan kecamatan di Kudus tiap harinya. Untuk memperpanjang usia TPA, sebelumnya dia juga mengatakan,  dibutuhkan lebih banyak penataan lagi. Seperti halnya rencana tahun depan tersebut, yang diusulkan pemilahan lebih banyak jenis sampah lagi guna memanfaatkan sampah disana.

Hal itu juga selama ini sudah terbantu dengan pemulung di kawasan TPA Tanjungrejo. Hanya, para pemulung tinggal diberikan pembinaan agar mampu memilah sampah lebih detail kembali. “Kalau tidak ditata ya hanya mampu bertahan selama tiga tahun saja. Makanya harus ditata,” jelasnya

TPA juga direncakan sebagai wahana rekreasi dadakan. Melihat penataan yang dilakukan, maka warga khususnya siswa bakalan tahu proses pengelolaan limbah sampah di sana Dia berharap pemilahan sampah dapat dimulai pada tingkat rumah tangga. Keluarga dapat memilih sampah non-organik untuk dijual dan kompos sebagai pupuk. Sebab dia juga sedang menggalakkan untuk progam penghijauan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →