Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

SMAN 1 Toroh Dinobatkan Jadi Pemenang Lomba Penghematan Energi dan Air



Reporter:    /  @ 22:39:07  /  29 November 2016

    Print       Email
Tim penilai lomba penghematan energi dan air sedang meninjau lingkungan SMAN 1 Toroh beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim penilai lomba penghematan energi dan air sedang meninjau lingkungan SMAN 1 Toroh beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Berakhir sudah pelaksanaan Lomba Penghematan Energi dan Air di Grobogan tahun 2016. Berdasarkan hasil penilaian, ada tiga sekolah yang ditetapkan sebagai pemenang. Masing-masing, juara I diraih SMAN 1 Toroh dengan total poin 157,5. Untuk peringkat II diraih SMPN 1 Purwodadi (119,5 poin) dan SMPN 3 Gubug meraih peringkat III (113,5 poin).

“Untuk penyerahan piala dan hadiah bagi para juara akan dilangsungkan Rabu (30/11/2016)  besok. Tepatnya, saat upacara HUT Korpi dan HUT PGRI di Stadion Krida Bhakti,” jelas Kabag Perekonomian Anang Armunanto.

Lomba penghematan energi dan air ini dilaksanakan pada sekolah yang sudah menyandang predikat Adiwiyata. Jumlah sekolah Adiwiyata keseluruhan ada sembilan. Kesembilan sekolah yang ikut lomba terdiri satu SD, yakni SDN 2 Tegowanu Wetan yang menyadang Adiwiyata Provinsi. Kemudian, satu SMA, yakni SMAN 1 Toroh (Adiwiyata Provinsi).

Selanjutnya, lomba juga diikuti tujuh SMP. Masing-masing, SMPN 1 Tegowanu dan SMPN 3 Gubug. Keduanya, merupakan sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri,  SMPN 5 Purwodadi (Adiwiyata Nasional).

Empat sekolah lagi adalah penyandang Adiwiyata Provinsi. Yakni, SMPN 1 Kedungjati, SMPN 1 dan SMPN 2 Purwodadi dan SMPN 2 Tegowanu. “Penilaian lomba sudah dilakukan oleh tim penilai pada pekan lalu. Saat ini, baru ada 9 sekolah Adiwiyata di Grobogan,” kata Anang didampingi Kasubag Produksi dan SDA Pradana Setyawan.

Dijelaskan, pelaksanaan lomba dilatarbelakangi adanya Inpres No 13 tahun 2011 yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan agar melaksanakan upaya penghematan energi dan air di lingkungannya. Adanya Inpres itu kemudian ditindaklanjuti dengan membikin kegiatan lomba untuk sekolah Adiwiyata.

Diharapkan dengan lomba diharapkan di lingkungan sekolah terdapat edukasi kebijakan penghematan energi dan air yang meliputi beberapa komponen. Seperti, kebijakan, komitmen, perencanaan, implementasi,evaluasi dan pelaporan penghematan energi dan air di sekolah.

“Adanya lomba ini bukan sekedar untuk mencari juara. Lebih dari itu, melalui ajang tersebut nantinya bisa merubah perilaku siswa untuk mendukung penghematan energi dan air,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk menghemat energi dan air ini bisa dilakukan dengan hal-hal yang kecil. Misalnya, mematikan peralatan listrik yang sudah tidak digunakan, menyalakan lampu penerangan secukupnya, atau menanam banyak tumbuhan di lingkungan sekitar. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →