Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Calon Anggota Saka Wanabakti di Grobogan Dilatih jadi Pelestari Kawasan Hutan



Reporter:    /  @ 08:00:55  /  29 November 2016

    Print       Email
Puluhan anggota pramuka mendapat pelajaran cara menanam pohon di kawasan hutan KPH Purwodadi beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Puluhan anggota pramuka mendapat pelajaran cara menanam pohon di kawasan hutan KPH Purwodadi beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Puluhan pramuka mendapat pelajaran cara menanam pohon di kawasan hutan KPH Purwodadi. Selain teori, para pramuka itu juga diminta mempraktikkan teori yang sudah didapatkan sebelumnya.

Acara penanaman pohon dilakukan di Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) sempadan sungai pada petak 160, RPH Welahan, BKPH Linduk, KPH Purwodadi. Total, ada 300 pohon trembesi berhasil ditanam di kawasan hutan yang biasa di sebut kawasan Watu Ondo itu.

Kegiatan yang dilakukan Pramuka Penegak ini merupakan rangkaian orientasi calon anggota Saka Wanabakti yang dilangsungkan 25-27 November 2016. Dalam tema kali ini, calon anggota Saka Wanabakti dididik untuk menjadi kader pelestari lingkungan dan kawasan hutan.

“Pramuka hendaknya tidak hanya peduli pada bidang akademik, ketrampilan serta masalah sosial saja. Tetapi juga harus dituntut untuk peduli terhadap lingkungan alam disekitarnya. Khsusunya, kepedulian terhadap kelestarian kawasan hutan,” ungkap Wakil Administrarur KPH Purwodadi yang juga Ketua II Pimpinan Saka Wanabakti  Kwarcab Grobogan Ronny Merdyanto.

Menurut Ronny, kegiatan Pramuka Saka Wanabakti adalah memberi bekal kepada para anggotanya agar memiliki rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam. Yakni, dari kawasan hutan dengan segala isi dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Selain itu, melalui kegiatan itu, para pramuka digugah kesadarannya untuk ikut memelihara dan melestarikan alam.

Untuk peduli terhadap lingkungan, lanjutnya, bisa dimulai dari lingkup yang sempit dulu. Yakni, di sekitar tempat tinggal sehari-hari. Caranya, dengan menanam tanaman di pekarangan kosong, baik dengan tanaman hias atau tanaman yang mendatangkan manfaat tambahan.

“Anggota Saka Wanabakti diharapkan menjadi generasi muda yang tangguh. Mereka juga kita harapkan bisa menjadi pemuda pelopor pelestari hutan dan lingkungan. Dalam orientasi anggota baru ini ada 58 peserta dari berbagai gugusdepan SMA/SMK/MA,” imbuh pamong saka wanabakti Agus Winarno.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →