Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Banjir Rendam Sawah di Undaan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah



Reporter:    /  @ 23:00:54  /  28 November 2016

    Print       Email
Warga menerebos jalan yang digenangni banjir di Desa Wonosoco, Undaan, Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga menerebos jalan yang digenangni banjir di Desa Wonosoco, Undaan, Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah petani di Undaan, Kudus, hanya bisa gigit jari meelihat lahan sawahnya terendam air banjir. Mereka pasrah karena tidak tahu apa yang akan diperbuat guna menyurutkan air yang menggenangi sawah. Akibat hal itu, para petani mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah

Seperti halnya diungkapkan Sujono, warga Desa Berugenjang saat melihat sawahnya terendam. Modal yang dikeluarkan juga jutaan rupiah untuk satu hectare. Dia baru melakukan penanaman sekitar dua pekan. “Sudah dipupuk padahal. Ini jelas membuat kerugian bertambah. Kira-kira untuk satu hektare sawah sekitar Rp 3,5 juta kerugian yang saya rasakan,” katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi sawahnya, Senin (28/11/2016).

Ketua Kelompok Tani Sidorekso Desa Berugenjang, Jamal mengatakan sebenarnya airnya bisa dikurangi dengan cara menyedot dan membuangnya ke sungai lainnya. Hanya untuk melakukan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Selain itu juga agak percuma, sebab melihat kondisi cuaca yang masih mendung, potensi hujan juga masih turun. Jadi ibaratnya disedot satu hari penuh masih kalah dengan hujan satu jam,” ujarnya pasrah.

Dijelaskan, kalau tanah pertanian yang terendam menimpa sejumlah desa. Seperti di Berugenjang sekitar 50 hektare, Lambangan sekitar 65 hektare dan paling banyak Wonosoco yang sampai ratusan hektare.

Kades Wonosoco Setya Budi mengatakan, akibat dari banjir tersebut menggenangi area persawahan mencapai 250 hektare. Jumlah tersebut sangatlah banyak dan mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar. “Rata-rata setiap 1 hektare sawah yang terendam, mengakibatkan kerugian sekitar Rp 4 juta. Jadi kerugian total petani sekitar Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, jika melihat kondisi butuh waktu  hingga satu pekan sampai banjir surut. Namun kondisi tersebut dapat berlaku jika tidak ada hujan lagi di kawasan Undaan dan sekitarnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →