Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Sowan ke Mbah Maimoen, Syaibatul Alawiyah Minta Maaf Atas Penghinaan yang Dilakukannya



Reporter:    /  @ 17:29:31  /  28 November 2016

    Print       Email
 Postingan Syaibatul Alawiyah di akun facebook miliknya yang bernada melecehkan Mbah Moen. (Facebook)

Postingan Syaibatul Alawiyah di akun facebook miliknya yang bernada melecehkan Mbah Moen. (Facebook)

MuriaNewsCom,Rembang – Seorang netizen pemilik akun facebook Syaibah Mawal atau yang bernama lengkap Syaibatul Alawiyah, warga Kampung Rawabuntu Serpong bersilaturrahmi di kediaman KH Maimoen Zubair di Karangmangu, Kecamatan Sarang, Minggu (27/11/2016) kemarin.

Kedatangan ibu dua orang anak ini untuk meminta maaf secara langsung kepada Mbah Moen atas cuitan yang dilakukannya di facebook, yang sangat tidak sopan dan tidak pantas yang ditujukan kepada Mbah Moen. Perempuan yang berusia 28 tahun tersebut ditemani suami dan anak pertama pertamanya yang baru berumur empat tahun.

Dengan wajah menunduk, Syaibatul memohon maaf atas statusnya yang menuding Mbah Moen sesat dan goblok serta keblinger. Ia menyatakan khilaf sehingga menulis seperti itu. “Saya khilaf, sehingga menulis seperti itu,” ucapnya singkat.

Untuk diketahui, pada pada 5 November 2016 pukul 11.06, Syaibatul melalui akun facebooknya membagikan berita dari lama beritateratas.com dengan judul “Bikin Kagum, Nasehat Bijak Mbah Mun Terkait Ahok dan Almaidah 51 Ini Menampar Keras MUI dan FPI

Pada kesempatan itu, dirinya juga menyertakan status “sesat nii orang jgan diikutin yg bginian, kcuali klo islam lo cm KTP cm diakui negara bkan Allah. kitab suci dihina kok mnta maaf slsai, goblog. dah mau msuk liang lahat aj msih keblingerr”.

Kata-kata tersebut, sontak membuat banyak netizen lain tidak terima, karena dinilai hal itu sangat tidak pantas dan tidak sopan. Sebab, Mbah Moen merupakan ulama, yang seharusnya dihormati dan menjadi panutan.

Sebelum datang ke kediaman Mbah Mun, Syaibatul sendiri sudah menuliskan permintaan maaf di akun facebooknya, yakni “Terkait postingan saya soal bpak kh.maimun zubair yg saya tdk sependapat mohon maaf seluas2nya dan sebesar2nya,saya kebawa emosi..andai ni suatu dosa besar mohon dibukakan pintu maaf..tlong di share yaa..triakasih.”

Kedatangan Syaibatul dan rombongan juga disambut ramah oleh Mbah Moen. Dalam kesempatan itu,  Mbah Moen juga memaafkan kekhilafan Syaibatul. Mbah Moen juga memberikan petuah dan cerita mengenai Islam yang Bhineka Tunggal Ika. Pesan demi pesan disampaikan secara cair dan penuh rasa kekeluargaan.

Usai dari kediaman Mbah Moen, Syaibatul dan rombongan juga mampir sowan ke kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus di Kelurahan Leteh, Rembang. Tujuannya agar Syaibatul juga mengenal dan tahu tentang Gus Mus, dan tahu bagaimana akhlaq para kiai Nahdlatul Ulama.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →