Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Salah Satu Guru Jadi Korban Pembunuhan, SDN 01 Putatsari Grobogan Berkabung



Reporter:    /  @ 11:05:44  /  28 November 2016

    Print       Email
Anggota Polres Grobogan sedang memasang police line di lokasi pembunuhan di Dusun Beber, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Polres Grobogan sedang memasang police line di lokasi pembunuhan di Dusun Beber, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Meski waktu baru menunjukkan pukul 08.30 WIB namun, suasana SDN 01 Putatsari, Kecamatan Grobogan, Senin (28/11/2016) sudah terlihat sepi. Tidak tampak satupun murid berseragam di sekolahan yang berada di belakang Balai Desa Putatsari tersebut.

Dari pantauan di lapangan, saat itu terlihat ada seorag perempuan di pinggiran sawah yang berbatasan dengan lahan sekolahan bagian timur. Ada pula, dua bocah berpakaian bebas yang tengah bermain di situ.

“Semua guru sedang bertakziah ke rumahnya Ibu Endang Listiyawati yang meninggal dunia tadi malam. Rombongan yang bertakziah baru saja berangkat naik mobil di depan balai desa tadi. Murid sekolah tadi dipulangkan jam 08.00 WIB,” kata perempuan di pinggir sawah yang mengaku bernama Tika.

Dari papan nama yang terpasang  di pintu kelas, Endang yang tewas dibacok suaminya merupakan guru pengajar kelas IV. Ruang kelas IV ini berada paling ujung timur yang berbatasan dengan sawah.

Semua ruang kelas pagi itu terkunci rapat. Di ruang kelas I ada lima unit sepeda motor di dalam ruangan. Keberadaan motor milik guru-guru itu terlihat jelas dari jendela kaca ruang kelas.

Sementara itu, suasana rumah korban di Dusun Beber, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo yang jadi tempat terjadinya pembunuhan juga terlihat lengang. Pintu rumahnya tertutup rapat dan di teras serta pekarangan masih terpasang garis polisi.

“Almarhumah Ibu Endang dimakamkan ditempat kelahirannya, di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan. Makanya, di sini sepi. Saya sebentar lagi juga mau takziah ke sana,” kata Kades Mayahan Sairozi pada wartawan.

Baca juga : Sadis, Seorang Guru SD di Grobogan Tewas Dibacok Suaminya Sendiri

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →