Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Mandor dan Tukang Batu di Grobogan Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan Konstruksi



Reporter:    /  @ 18:41:21  /  26 November 2016

    Print       Email
Para mandor dan tukang batu melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung proses pengerjaan proyek, Sabtu (26/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para mandor dan tukang batu melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung proses pengerjaan proyek, Sabtu (26/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Upaya pencegahan terjadinya penyimpangan pelaksanaan proyek pembangunan tahun 2016 yang dilakukan Pemkab Grobogan ternyata tidak hanya untuk pekerjaan yang ada di lingkup SKPD saja. Namun juga menyasar pada proyek pembangunan yang ada di desa-desa.

Hal ini terlihat dengan adanya pelatihan dan sertifikasi keterampilan konstruksi yang diberikan kepada para mandor dan tukang batu dari berbagai desa. Mereka ini, adalah pekerja yang jadi bagian Tim Pengelola Kegiatan (TPK) pembangunan desa.

Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto menyatakan, jumlah peserta pelatihan dan sertifikasi ada 70 orang. Pelaksanaan kegiatan yang dilangsungkan di ruang rapat Setda Grobogan itu sudah dilangsungkan sejak Selasa (22/11/2016) lalu.

“Pelatihan teori dan kunjungan lapangan dilakukan dari Selasa sampai Sabtu ini. Rencananya, Senin (28/11/2016) lusa, peserta akan mengikuti ujian sertifikasi keterampilan konstruksi di Gedung Riptaloka. Bagi yang lulus ujian akan mendapatkan Sertifikat Keterampilan Konstruksi (SKTK),” jelasnya.

Siswanto menyatakan, dalam pelatihan itu pihaknya melibatkan beberapa pihak terkait. Antara lain, dari Lembaga Pengadaan Jasa Konstruksi (LPJK) Jawa Tengah dan Universitas Semarang (USM).

Pelaksanaan kegiatan itu semuanya dibiayai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu sebagai bentuk apresiasi dari kunjungan Direktur Bina Kompetensi dan Produktifitas Konstruksi Kementerian PUPR Masrianto di Grobogan bulan April lalu.

Dalam kunjungan itu, Masrianto sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemkab Grobogan dengan memberikan pelatihan sertifikasi keterampilan konstruksi bagi perangkat desa. Sebab, di Indonesia, baru di Grobogan yang melakukan kegiatan pelatihan sertifikasi bagi perangkat desa.

“Pelatihan buat perangkat desa itu sudah kita secara bertahap sejak tahun 2014 lalu. Nah, dari upaya yang sudah kita lakukan itu, kita akhirnya mendapat bantuan untuk menyelenggarakan kegiatan bagi TPK desa,” imbuh Siswanto.

 Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →