Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Kalahkan Mahasiswa, Tiga Siswi Cantik SMKN 1 Purwodadi Raih Juara Tingkat Jateng



Reporter:    /  @ 15:44:30  /  26 November 2016

    Print       Email
Putri Nur Annisa, Sulikah dan Seli Fatmahwati (dari kiri ke kanan). Karya siswi SMKN 1 Purwodadi yang berhasil menyabet titel juara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Putri Nur Annisa, Sulikah dan Seli Fatmahwati (dari kiri ke kanan). Karya siswi SMKN 1 Purwodadi yang berhasil menyabet titel juara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Daftar nama siswa SMKN 1 Purwodadi yang berhasil jadi juara bertambah lagi. Terbaru, ada tiga siswi yang meraih titel juara dalam tempat dan waktu bersamaan.

Tiga siswi cantik ini meraih prestasi dalam bidang berbeda. Satu di bidang desain baju karnival dan dua lainnya dalam lomba daur ulang limbah. Pelaksanaan lomba desain dan daur ulang limbah ini dilangsungkan di Kampus Unnes Semarang, Jumat (25/11/2016).

Ketiga siswi berprestasi ini, masing-masing Sulikah, Putri Nur Annisa, dan Seli Fatmahwati. Ketiganya merupakan siswi kelas XII. Dalam lomba desain baju karnival, Sulikah berhasil meraih juara I. Siswi kelas XII jurusan Tata Busana ini membuat desain yang dinamakan ‘Beautiful Bird’.

Sesuai namanya, desain yang dibuat warga Desa Toko, Kecamatan Penawangan ini memadukan kombinasi bebagai macam burung. Khususnya, burung merak yang warnanya dinilai sangat menarik.

“Untuk menggambar desain di atas kertas ukuran A3 ini butuh waktu sekitar 1,5 jam. Nantinya, baju karnival ini bisa dibikin dari bahan bekas jadi biayanya lebih ringan,” kata gadis yang bercita-cita jadi seorang desainer itu.

Dalam lomba tersebut, Sulikah tidak menyangka jika hasil karyanya bisa dinobatkan jadi juara I. Sebab, peserta lomba desain itu cukup banyak, ada 42 orang. Selain mahasiswa, peserta yang dianggap saingan berat adalah dari SMK Banat Kudus.

“Makanya, saat diumumkan jadi juara I, saya kaget karena tidak percaya bisa menang. Tahun lalu, saya juga sempat ikut lomba desain dan hanya dapat juara favorit saja,” katanya.

Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto (kanan) didampingi Wakil Kepala Sekolah Sudono bersama tiga siswi yang baru saja meraih juara lomba desain dan daur ulang limbah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto (kanan) didampingi Wakil Kepala Sekolah Sudono bersama tiga siswi yang baru saja meraih juara lomba desain dan daur ulang limbah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Perasaan bangga juga dirasakan Putri Nur Annisa yang berhasil meraih juara I dalam lomba daur ulang limbah. Dalam lomba ini, Putri membuat berbagai potongan botol plastik minuman menjadi bentuk burung merak yang ditempel dalam sebuah kanvas.

Untuk menyusun karyanya, siswi jurusan Administrasi Perkantoran yang berobsesi jadi karyawan Bank itu butuh waktu hampir 2 jam. Untuk membuat karya ini, memang tidak bisa dilakukan dengan cepat lantaran butuh ketelitian dan kehati-hatian.

“Untuk bikin burung merak dari potongan bahan bekas memang agak njelimet (rumit). Apalagi, bagian yang kecil-kecil, sehingga harus hati-hati saat membentuknya,” kata warga Desa Karangpahing, Kecamatan Penawangan itu.

Satu siswi lagi yang meraih prestasi adalah Seli Fatmahwati yang juga teman sekelas Putri. Seli dapat meraih peringkat II daur ulang limbah. Dalam lomba tersebut, Seli membuat potongan botol plastik menjadi bentuk bunga Sakura.

Saat membuat karyanya, Seli yang punya cita-cita jadi Kowad itu menemukan sedikit kendala. Yakni, kesulitan mendapat potongan botol plastik warna pink untuk melengkapi kombinasi bunga Sakura yang dibuatnya.

“Hasil karya saya memang kurang lengkap kombinasi warnanya. Meski demikian, saya bersyukur bisa dapat peringkat II. Lebih senang lagi, juara I lomba ini diraih teman sendiri,” kata pelajar asal Desa Pakis, Kecamatan Kradenan itu.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto menyatakan, dalam lomba di UNNES itu sebenarnya ada lima siswa yang dikirimkan. Namun, dari lima siswa itu hanya ada tiga yang meraih juara. Sedangkan dua lainnya, yakni Nabila (daur ulang limbah) dan Lintang Dwi Sekar Langit (desain) belum meraih prestasi.

“Apa yang dicapai anak-anak ini sangat membanggakan. Terus terang, saya juga tidak menyangka kalau bakal ada tiga orang yang bisa bawa pulang trophi juara,” kata Sukamto didampingi Wakil Kepala Sekolah Sudono saat menemani bincang-bincang dengan ketiga siswa peraih juara itu.

Sukamto menyatakan, selain penghargaan, setiap siswa yang dapat prestasi akan dikasih reward. Besar kecilnya reward ini kita sesuaikan dengan level juara yang didapatkan.

“Pemberian reward ini sudah kita lakukan sejak lama. Hal ini kita terapkan sesuai dengan slogan kami bahwa SMKN 1 Purwodadi adalah ‘Sekolahnya para Juara’,” ungkapnya.

Ia menambahkan, , selama ini, pihak sekolah selalu mendukung setiap kegiatan positif yang ingin dilakukan para siswa. Baik kegiatan dalam bidang akademisi maupun ekstrakurikuler, termasuk olah raga dan ketrampilan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →