Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

9 Sekolah Adiwiyata di Grobogan Dinilai Tim Lomba Penghematan Energi dan Air



Reporter:    /  @ 17:00:13  /  25 November 2016

    Print       Email
Tim Penilai sedang mengunjungi salah satu sekolah Adiwiyata yang ikut lomba penghematan energi dan air, Jumat (25/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim Penilai sedang mengunjungi salah satu sekolah Adiwiyata yang ikut lomba penghematan energi dan air, Jumat (25/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sebanyak 9 sekolahan yang sudah menyandang predikat sebagai sekolah Adiwiyata mengikuti lomba penghematan energi dan air tahun 2016. Lomba ini diselenggarakan oleh Pemkab Grobogan melalui Bagian Perekonomian.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, kesembilan sekolah yang ikut lomba terdiri satu SD, yakni SDN 2 Tegowanu Wetan yang menyadang Adiwiyata Provinsi, kemudian satu SMA, yakni SMAN 1 Toroh (Adiwiyata Provinsi).

Selanjutnya, lomba juga diikuti tujuh SMP. Masing-masing, SMPN 1 Tegowanu dan SMPN 3 Gubug. Keduanya, merupakan sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri,  SMPN 5 Purwodadi (Adiwiyata Nasional).
Empat sekolah lagi adalah penyandang Adiwiyata Provinsi. Yakni, SMPN 1 Kedungjati, SMPN 1 dan SMPN 2 Purwodadi dan SMPN 2 Tegowanu.

“Penilaian lomba sudah dilakukan oleh tim penilai selama beberapa hari. Pekan depan, akan diumumkan hasilnya,” kata Anang didampingi Kasubag Prasarana dan SDA Pradana Setyawan, Jumat (25/11/2016).

Dijelaskan, pelaksanaan lomba dilatarbelakangi adanya Inpres No 13 tahun 2011 yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan agar melaksanakan upaya penghematan energi dan air di lingkungannya. Adanya Inpres itu kemudian ditindaklanjuti dengan membikin kegiatan lomba untuk sekolah Adiwiyata.

Diharapkan dengan lomba diharapkan di lingkungan sekolah terdapat edukasi kebijakan penghematan energi dan air yang meliputi beberapa komponen. Seperti, kebijakan, komitmen, perencanaan, implementasi,evaluasi dan pelaporan penghematan energi dan air di sekolah.

“Adanya lomba ini bukan sekadar untuk mencari juara. Lebih dari itu, melalui ajang tersebut nantinya bisa merubah perilaku siswa untuk mendukung penghematan energi dan air,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk menghemat energi dan air ini bisa dilakukan dengan hal-hal yang kecil. Misalnya, mematikan peralatan listrik yang sudah tidak digunakan, menyalakan lampu penerangan secukupnya, atau menanam banyak tumbuhan di lingkungan sekitar.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →