Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Targetkan Poin Penuh, Persiku Benahi Lini Depan



Reporter:    /  @ 01:00:42  /  25 November 2016

    Print       Email
Pelatih Persiku Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela mengawasi anak asuhnya berlatih. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pelatih Persiku Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela mengawasi anak asuhnya berlatih. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus tengah mempersiapkan tim dalam menghadapi lawan terakhir di grup E Linus. Persiku Kudus, akan melawan PS Benteng pada Jumat (25/11/2016) pukul 19.00 WIB. Karenanya, Persiku sibuk memperbaiki tim, khususnya lini depan.

Pelatih Persiku Hidayat, menyebutkan ada beberapa catatan dari pelatih untuk Persiku. Seperti halnya pada lini depan yang dianggap kurang memuaskan lantaran masih banyak egois dalam permainan.”Untuk itulah, kami membenahinya. Supaya bagian depan bisa bertanding sebagai tim. Jadi lebih banyak kombinasi dan juga lebih matang,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam datanya, pemain depan Persiku, pelatih mempercayakan kepada Sholikul Islam, Dony Pamungkas, Kurnia Nanda, Irvan Fahrizal serta Joko Purnomo. Dalam pertandingan terakhir, Kurnia Nanda dan Dony Setyawan dianggap kurang memanfaatkan bola dalam eksekusi.

Selain itu, dia juga menginstruksikan untuk tidak terlalu lama membawa bola. Permainan cepat diharapkan agar kerja sama tim akan lebih tertata lagi. “Sore tadi kami latihan, ini merupakan latihan terkahir sebelum bertanding besok,” ungkapnya.

Dalam bertanding besok, Persiku bakal mengejar poin penuh lawan PS Benteng. Jika hal itu tercapai, maka Persiku sempurna karena tak pernah terkalahkan.

Untuk lawan, dia menyadari kalau postur lawan rata-rata lebih besar. Selain itu juga bebebepa pemain lawan memiliki kemampuan yang bagus secara individu. Dan secara kelompok juga memiliki kerja sama tim yang baik antar pemain.

Untuk itulah, dalam latihan akan, Hidayat terus mengingatkan pemain Persiku akan hal itu. Kekompakan tim tetap menjadi catatan penting karena sepak bola adalah kerja tim, bukan individu. “Kami seri saja sudah menang juara grup. Tapi kami tak puas dan harus menjadi juara grup dengan memenangkan pertandingan,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →