Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pencarian Korban KM Mulya Jati Hingga Perairan Rembang



Reporter:    /  @ 19:00:20  /  24 November 2016

    Print       Email
 Kepala Satuan Patroli Daerah Dit Pol Air Polda Jawa Timur AKBP Heru Presetyo. Menurutnya, pencarian korban kapal tabrakan, saat ini sudah sejauh 294 mil dari TKP. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kepala Satuan Patroli Daerah Dit Pol Air Polda Jawa Timur AKBP Heru Presetyo. Menurutnya, pencarian korban kapal tabrakan, saat ini sudah sejauh 294 mil dari TKP. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pencarian korban Kapal Mulya Jati yang mengalami tabrakan dengan kapal barang MV Tayson 4 berbendera vietnam di perairan Tuban pada Sabtu (19/11/2016), kini terus dilakukan. Untuk pencariannya sendiri, sudah mencapai 294 mil dari daratan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Patroli Daerah Dit Pol Air Polda Jawa Timur AKBP Heru Presetyo seusai ikut menyisir bangkai kapal di perairan Laut Bonang Desa Jatisari, Kecamatan Sluke Rembang, Kamis (24/11/2016).

“Pada hari pertama setelah kecelakaan , kita sudah menyisir di wilayah timur sudah sejauh 36 mil. Sedangkan di hari ke dua kita lakukan lagi sejauh 294 mil dari titik tempat kejadian perkara itu,” kata Heru.

Sementara itu, saat ditanya soal korban kecelakaan yang belum ditemukan apakah bisa hanyut ke laut Rembang Jawa Tengah atau tidak, pihaknya mengutarakan bahwa kondisi itu bisa mungkin terjadi lantaran cuaca atau angin yang tak menentu.

“Korban itu mungkin juga bisa hanyut di perairan Rembang dan juga bisa tetap di Tuban. Dan jawaban itu juga bisa bervariasi lantaran keadaan cuaca atau angin yang tak menentu,” ungkapnya.

Selain itu, saat disinggung mengenai kelanjutan pencarian tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Sar yang ada di Surabaya Jawa Timur. “Masalah pencarian korban sesuai aturan yang ada maksimal hingga 7. Dan itupun bisa diperpanjang lagi selama 7 hari ke depan. Sedangkan yang berwenang menyetujui itu ialah Kepala Badan Sar Surabaya. Sebab TKP-nya di wilayah Tuban, Surabaya,” jalasnya.

Dia melanjutkan, untuk TKP-nya memang berada di Tuban, namun ada juga bangkai kapal serta dokumen atau barang bukti salah satu korban hanyut di perairan Rembang, sehingga pihak Pol Air Jawa Timur sedang membuat berita acara supaya barang bukti ini bisa dibawa ke wilayah Tuban.

“Untuk dua kali penyelaman di dalam bangkai kapal yang ada di Rembang pada Kamis (24/11/2016) ini memang hasilnya nihil. Yakni tak ada korban lainnya. Sehingga kita putuskan untuk koordinasi lagi kepada Syahbandar, Pol Air Rembang dan instansi terkait,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →