Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pembangunan Kios di Desa Godong Diprotes Warga, Anggota DPRD Grobogan Turun Tangan



Reporter:    /  @ 14:00:12  /  24 November 2016

    Print       Email
Anggota DPRD Grobogan menggelar rapar koordinasi membahas pembangunan kios milik Desa Godong yang didirikan di jalan, Kamis (24/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota DPRD Grobogan menggelar rapar koordinasi membahas pembangunan kios milik Desa Godong yang didirikan di jalan, Kamis (24/11/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Anggota Komisi B dan Komisi A DPRD Grobogan, menggelar rapat gabungan untuk membahas persoalan pembangunan kios milik yang didirikan pihak Desa Godong, Kamis (24/11/2016).

Dalam rapat yang dilangsungkan di Ruang Paripurna II tersebut, wakil rakyat juga mengundang berbagai pihak yang terkait pembangunan tiga kios tersebut. Antara lain, Camat Godong Mundakar, Kades Godong Sholihin, Kepala Disperindagtamben Muryanto, dan Kabag Pemerintahan Desa Daru Wisakti. Hadir pula perwakilan dari Bappermas setempat.

Ketua Komisi B Budi Susilo selaku pimpinan rapat menyatakan, diundangnya berbagai pihak itu dilakukan seiring adanya surat yang dilayangkan puluhan warga Desa Godong. Dalam suratnya, warga menolak rencana pendirian kios tersebut.

Masalahnya, lahan di sebelah timur Pasar Godong yang akan didirikan kios itu merupakan jalan alternatif. Dengan adanya pendirian kios maka kendaraan roda empat dari Jalan Raya Semarang-Purwodadi menuju perkampungan di belakang Pasar Godong tidak bisa lewat.

Padahal, jalan itu dinilai penting bagi warga. Terutama, saat jalur Pertigaan Godong menuju arah Juwangi padat kendaraan. Di mana, jalan desa selebar 4 meter itu jadi alternatif kendaraan untuk mengurai kemacetan.

“Surat dari warga ini juga dilampiri tandatangan dan fotokopi KTP. Jadi, pada intinya warga menolak pendirian kios di atas jalan desa. Oleh sebab itu, mengundang berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Budi menyatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya pembangunan kios milik desa yang ditempatkan di jalan. Sebab, hal itu bisa merubah fungsi jalan yang selama ini dinilai penting bagi warga setempat. Adanya pendirian kios sebanyak itu menjadikan aktivitas warga yang biasa menggunakan jalan yang berbatasan dengan Pasar Godong menjadi terganggu.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →