Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Jadi Pengusaha Itu Harusnya Seorang Pengusaha ”Property”



Reporter:    /  @ 12:00:28  /  24 November 2016

    Print       Email
Pejabat di lingkungan Pemkab Kudus diminta untuk menandatangani pakta integritas pemberantasan korupsi integrasi, sehingga nantinya pemerintahan akan berjalan dengan baik. (ISTIMEWA)

Pejabat di lingkungan Pemkab Kudus diminta untuk menandatangani pakta integritas pemberantasan korupsi integrasi, sehingga nantinya pemerintahan akan berjalan dengan baik. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Setiap orang pastinya bermimpi untuk menjadi seorang pengusaha dalam hidupnya, dan dalam segala bidang. Namun, seseorang haruslah menjadi seorang pengusaha ”property”.

Ini adalah istilah dari Bupati Kudus H Musthofa, kepada siapa saja yang ingin menjadi pengusaha. Karena, pengusaha ”property” itu adalah sebuah hakikat hidup yang harus ada dalam diri setiap pengusaha.

”Jadilah pengusaha ”property” masa depan. Tahu maksudnya, ya?” pesan bupati pada semua jajaran pejabat, kepala desa (kades), dan perangkatnya, yang hadir dalam acara gelar pengawasan keuangan daerah (larwasda), belum lama ini, di kantor Setda Kudus.

Maksud dari pesan bupati tersebut adalah, pihaknya mengingatkan akan kehidupan kelak di akhirat. Bagaimana hakikat hidup adalah selalu berbuat yang terbaik serta memiliki manfaat di dunia.

”Sehingga kelak mampu mempertanggungjawabkannya kepada Yang Maha Kuasa. Dan dalam menjalankan kewajiban sebagai pelayanan masyarakat, tidak menyalahgunakan wewenang. Termasuk dalam hal pengelolaan anggaran yang tepat sasaran. Saya cuma berpesan 4T dalam pengelolaan anggaran,” pesannya.

Yang dimaksud 4T adalah tepat aturan, tertib administrasi, tepat sasaran, serta tepat manfaat. Dengan memegang prinsip ini, pembangunan akan benar-benar optimal untuk masyarakat. Dan semua aparatur pemerintah terbebas dari persoalan hukum. ”Saya ingin mengantarkan yang terbaik bagi bapak dan ibu untuk masyarakat Kudus,” katanya.

Pengelolaan keuangan yang baik tentu menjadi sebuah harapan. Sehingga  manfaat nyata bisa benar-benar dirasakan seluruh masyarakat. Karena anggaran tersebut bersumber dari rakyat yang tentunya akan kembali pada rakyat.

Untuk itu, berbagai upaya terus dilakukan jajaran pemerintah. Mulai dari tingkat pusat hingga daerah bahkan desa harus sama-sama memiliki komitmen yang sejalan. Yaitu mengoptimalkan anggaran negara dengan baik dan terbebas dari korupsi.

Acara larwasda sendiri, dirangkai dengan penandatanganan pakta integritas pemberantasan korupsi terintegrasi, dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Kudus.

”Tentu saya harap, penandatanganan ini tidak hanya seremonial saja. Tetapi diharapkan ada implementasi nyata di lapangan,” imbuhnya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →