Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tenaga Siap Pakai Jadi Manfaat Besar Program Dana Cukai



Reporter:    /  @ 11:13:38  /  24 November 2016

    Print       Email
Tenaga pengajar sedang melakukan tugasnya di BLK Kudus. (ISTIMEWA)

Tenaga pengajar sedang melakukan tugasnya di BLK Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Upaya untuk makin membuat rakyat sejahtera, terus menerus dilakukan Pemkab Kudus. Terutama bagaimana menyiapkan masyarakat yang siap untuk bekerja di lapangan.

Inilah yang dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus. Dengan alokasi anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima, BLK memang berorientasi pada penyiapan tenaga siap pakai, setelah lulus dari pelatihan.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno mengatakan, pihaknya berupaya meningkatkan kemampuan berwirausaha warga. Terutama di lingkungan industri hasil tembakau (IHT).

”Yakni dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Sesuai pengarahan dari Bapak Bupati Musthofa, kegiatan-kegiatan yang dibiayai dana cukai, harus benar-benar bisa dirasakan warga di lingkungan industri hasil tembakau,” katanya.

Pelatihan ini telah mampu mencetak tenaga-tenaga siap pakai untuk bersaing di dunia kerja. Sekaligus, berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di wilayah Kudus.

Ada beragam kegiatan pelatihan di BLK Kudus. Salah satu yang paling banyak diikuti adalah pelatihan menjahit. Peserta pelatihan tidak hanya dilatih cara  menjahit, namun juga diberikan berbagai keahlian lain yang menunjang ketrampilannya.

Keahlian tersebut antara lain dapat mengoperasikan mesin jahit standar, melakukan proses jahit, bisa membaca pola, dan menerapkan standar kualitas. Selain itu, peserta juga dibekali pelatihan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja, melalukan pemeliharaan kecil pada mesin jahit, serta dapat bekerja sebagai anggota dalam tim.

Semua kegiatan yang dilakukan itu, adalah bagian dari pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, termasuk juga sosialisasi Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Dengan mematuhi regulasi cukai yang ada, BLK Kudus semakin mudah dalam melaksanakan kewenangannya. Hasil dari program-program di BLK sudah terlihat. Banyak lulusan BLK yang sukses meniti karir sebagai wiraswasta.

”Untuk mewujudkan diri menjadi seorang wiraswasta yang sukses, salah satunya adalah dengan mencari kawan sebanyak mungkin, guna membentuk jaringan. Semakin banyak kawan maka secara otomatis bisa memperluas jaringan,” kata Winarno. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →