Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Panwaskab Pati Tolak Laporan Timses Haryanto-Arifin soal Dugaan Pelanggaran Relawan Kotak Kosong



Reporter:    /  @ 11:00:14  /  24 November 2016

    Print       Email
Anggota Panwaslu Kabupaten Pati menunjukkan status laporan dari Tim Sukses Haryanto-Arifin yang dinyatakan tidak bisa dilanjutkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Anggota Panwaslu Kabupaten Pati menunjukkan status laporan dari Tim Sukses Haryanto-Arifin yang dinyatakan tidak bisa dilanjutkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pati menolak dua laporan tim sukses Haryanto-Arifin, Sutrisno, terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Budiyono yang dianggap memfasilitasi relawan kotak kosong. Dua laporan tersebut dinilai tidak memenuhi unsur pidana pemilihan.

“Ada dua laporan yang kita kaji bersama pihak kepolisian dan kejaksaan. Pertama, laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan Budiyono karena meminjamkan mobil dinasnya untuk kepentingan relawan kotak kosong. Kedua, laporan dugaan penggunaan fasilitas pemerintah untuk kampanye kotak kosong dengan disposisi Budiyono,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Pati, Achwan, Kamis (24/11/2016).

Dari hasil kajian bersama, Panwas akhirnya menyatakan bahwa dua laporan dari Timses Haryanto-Arifin tidak ditindaklanjuti. Alasannya, kedua laporan tidak memenuhi unsur pidana pemilu.

“Memang ada larangan pejabat daerah membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon. Namun, laporan itu tidak memenuhi unsur pidana pemilu. Sebab, unsur menguntungkan atau merugikan terhadap paslon belum bisa dinilai saat ini. Unsur material belum bisa dibuktikan apakah kegiatan sosialiasi kotak kosong di Gedung Kesenian Stadion Joyokusumo itu menguntungkan atau merugikan salah satu paslon,” kata Achwan.

Dalam aturan pemilu, lanjut Achwan, memang ada larangan untuk tidak menggunakan fasilitas pemerintah yang digunakan untuk kampanye. Namun, regulasi yang mengatur kotak kosong tidak ada sehingga dianggap menjadi kelemahan bagi panwas, karena tidak punya dasar hukum yang menjadi pijakan untuk mengatur sosialiasi atau kampanye kotak kosong.

Terlebih, aktivitas relawan kotak kosong di Gedung Kesenian dinilai panwas bukan masuk kegiatan kampanye, tetapi sosialiasi. Dalam PKPU disebutkan, kampanye merupakan kegiatan menyampaikan visi, misi dan program atau informasi lainnya untuk meyakinkan pemilih.

Kampanye dilakukan tim kampanye yang terdaftar di KPU, sedangkan relawan kotak kosong tidak terdaftar di KPU. Dengan dasar itu, panwas menyatakan laporan Tim Sukses Haryanto-Arifin tidak bisa dilanjutkan.

“Kaitannya mobil dinas, sekali lagi, memang ada larangan kampanye menggunakan fasilitas pemerintah. Namun, apa yang dilakukan relawan kotak kosong menggunakan mobil dinas Plt Bupati Pati Budiyono tidak untuk kegiatan kampanye, sehingga tidak masuk unsur pidana pemilu,” tandas Achwan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →