Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

5 Proyek Pembangunan Fisik di Rembang Dipastikan Gagal Terealisasi Tahun Ini



Reporter:    /  @ 21:19:19  /  23 November 2016

    Print       Email
 Bupati Rembang Abdul Hafidz (kiri) menunjukkan data paket proyek pembangunan fisik yang ada di Kabupaten Rembang pada tahun 2016 ini. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Bupati Rembang Abdul Hafidz (kiri) menunjukkan data paket proyek pembangunan fisik yang ada di Kabupaten Rembang pada tahun 2016 ini. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Dari 99 paket proyek pembangunan fisik di Kabupaten Rembang pada 2016 ini, 5 di antaranya dipastikan gagal direalisasikan. Alasannya, petugas di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang menangani proyek tersebut, jumlahnya kurang.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz pada awak media Rabu (23/11/2016). Kelima paket proyek pembangunan fisik tersebut, yakni 4 paket proyek pembangunan jalan dan satu proyek pembangunan RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

“Lima proyek tersebut, yakni pembangunan Jalan Karas-Sambiroto di Kecamatan Sedan senilai Rp 2,4 miliar, Jalan Bitingan-Tegal Dowo Kecamatan Gunem, dengan nilai Rp 3.2 miliar,  Jalan Goak- Lasem senilai Rp 2.3 miliar, Jalan Kesambi- Sarang dengan Rp 3.8 miliar dan Pembangunan RSUD dr. R Soetrasno Rembang dengan nilai proyek Rp 10 milar. Secara keseluruhan, dari lima proyek tersebut, nilainya mencapai Rp 21,7 miliar,” ujarnya.

Dengan hal itu, menurutnya, pengerjaan proyek tersebut harus tertunda pada 2017 nanti. Tertundanya pengerjaan tersebut, tak lain karena jumlah petugas administrasi dari Dinas PU sangat terbatas. Sehingga tak ada yang menanganinya.

Selain itu, salah satu dari ke 5 paket tersebut yakni pada pekerjaan Jalan Goa-Lasem belum ada yang menawarnya. Terlebih di masa kepemimpinannya yang baru berjalan sekitar 9 bulan, yakni dari Februari lalu, sehingga terkendala waktu.

Selain itu, untuk menindak lanjuti ke 5 paket proyek yang belum dikerjakan tentunya pihaknya akan terus berkoordiansi dengan dinas terkait supaya bisa melakukan komunikasi dengan rekanan supaya proyek yang ada bisa segera dilelang.

“Jalan-jalan di kabupaten sebagian ada yang sudah diperbaiki, dan ada yang masih dalam pengerjaan. Akhir tahun ini diperkirakan selesai.Namun belum semua ruas jalan antardesa bisa disentuh.Pasalnya tenaga Dinas PU terbatas. Sementara banyak sekali ruas jalan yang tahun ini diperbaiki dan ditingkatkan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →